Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pekerja seni dari berbagai bidang memberikan dukungan agar aparat keamanan mengusut tuntas pembunuhan gajah bernama Bunta yang tewas mengenaskan di Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, awal Juni. Bunta diduga dibunuh dengan sadis dan ditemukan dalam kondisi salah satu gadingnya hilang.
Pemain film Chicco Jerikho, 33, ialah salah satu dari sekian tokoh publik itu. Nama-nama lain di antaranya Arifin Putra, Wulan Guritno, Baim Wong, Ammar Zoni, Irish Bella, Melly Goeslaw, Putri Marino, Rio Dewanto, Daniel Mananta, dan Tulus. Mereka mengunggah dukungan melalui akun media sosial.
"Buat saya ini tidak bisa dibiarkan. Sudah banyak kasus gajah mati dan akhirnya hilang begitu saja. Padahal gajah adalah aset negara. Sekarang ini jumlahnya sudah sangat kritis. Perlu ada efek jera bagi para pemburu gading ini," kata Chicco.
Chicco bersama sederet nama itu juga meminta para penggemar turut mendukung sebuah petisi yang dibuat ulama perempuan dari Aceh, Tengku Nurhayati, terkait dengan pembunuhan gajah Bunta di Conservation Response Unit (CRU) Serbajadi, Aceh Timur, itu.
Dia menuturkan, penyelamatan satwa liar di Tanah Air mutlak dilakukan demi menjaga keanekaragaman hayati, demi menjaga alam Indonesia ini. Ia pun berharap pelaku kejahatan terhadap satwa liar dilindungi dihukum berat.
"Pelaku kejahatan terhadap satwa mesti mendapat ganjaran yang sesuai. Saya juga berharap DPR bisa menyegerakan pengesahan revisi UU No 5/1990 untuk mencegah agar pembunuhan satwa dilindungi tidak terjadi lagi dan proteksi maksimal untuk alam kita," terang pemeran Sani dalam film Cahaya dari Timur: Beta Maluku itu.
Jangan ada Bunta lain
Gajah Bunta diketahui mati dengan kondisi mengenaskan, penuh darah dan gadingnya hilang sebelah. Gajah jinak jantan itu merupakan gajah yang bertugas membantu penanggulangan konflik gajah dan manusia di Aceh. Menurut keterangan BKSDA Aceh, gajah Bunta diduga dibunuh dengan cara diracun.
Pembunuhan gajah bukan yang pertama kali. Pada 2013 terjadi pembunuhan gajah bernama Papa Genk di Sampoinet, Kabupaten Aceh Jaya. Pada 2016 ada pembunuhan gajah bernama Yongki di Lampung.
Perdagangan gading gajah memicu terjadinya perburuan satwa yang terancam punah itu. Menurut catatan Forum Konservasi Gajah Indonesia (FKGI) lebih dari 700 gajah mati dalam 10 tahun terakhir. Sebagian disebut sengaja dibunuh untuk dicuri gadingnya.
"Saya apresiasi Kepala BKSDA Aceh yang segera mengambil tindakan dan memberikan hadiah bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi tentang pembunuh Bunta. Revisi UU No.5/Tahun 1990 diperlukan agar tidak ada lagi Bunta-Bunta lain yang mengalami nasib yang sama," kata Chicco.
Pengguna internet Tanah Air juga terus memberikan dukungan perihal pengusutan kasus pembunuhan gajah Bunta.
"Ayo dukung terus tim pengusutan pembunuhan gajah Bunta," tutur Chicco mengajak masyarakat untuk lebih peduli perlindungan satwa. (H-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved