Daud Yordan Bangga Asian Games di Indonesia

Tosiani
22/6/2018 02:00
Daud Yordan Bangga Asian Games di Indonesia
(ANTARA)

PETINJU Daud Yordan, 31, mengaku bangga Asian Games 2018 digelar di Indonesia. Ia berharap gelaran kali ini mampu mengangkat nama olahraga Indonesia dengan prestasi yang membanggakan. Hal itu disampaikan Daud kepada Media Indonesia, kemarin.

"Saya sangat bangga sekali karena bisa melihat atlet-atlet Indonesia berlaga di Asian Games. Saya berharap Asian Games kali ini mampu mengangkat nama olahraga Indonesia lagi dengan prestasi dan mudah-mudahan target kemenangan Indonesia bisa tercapai," ujar lelaki asal Simpang Dua, Ketapang, Kalimantan Barat, itu.

Sayangnya, pada ajang Asian Games 2018 ini Daud tidak diperkenankan ikut bertanding. Pasalnya, Daud merupakan petinju profesional. Ia juga berasal dari organisasi tinju profesional sehingga tidak bisa berpartisipasi dalam pertandingan tinju di Asian Games 2018. Namun, ia tetap berharap ada prestasi terbaik pada olahraga Indonesia. "Saya enggak ikut bertanding di Asian Games karena saya profesional dan organisasi profesional tidak diperbolehkan," kata Daud.

Daud saat ini masih mempersiapkan diri untuk pertandingan memperebutkan gelar juara dunia. Persiapan pertandingan, kata Daud, saat ini masih diurus manajer bisnisnya bersama dengan Mahkota Promotion. Pertandingan gelar juara dunia akan dilakukan secepatnya karena saat ini Daud sudah mendapat peringkat kedua dunia setelah mengalahkan petinju dari Rusia, beberapa waktu lalu.

"Sekarang sedang diurus manajer bisnis saya dan Mahkota Promotion untuk dapat kejuaraan dunia. Sesegera mungkin karena ranking sudah bagus," ujar Daud.

Sementara itu, persiapan pribadinya, menurut Daud, ia baru melakukan latihan umum, belum masuk tahap khusus. Karena masih latihan umum, ia belum melakukan latihan berat. Tahap latihannya hanya menjaga kebugaran tubuh saja hingga waktu pertandingan tiba. "Hanya latihan kebugaran saja sampai ada kabar untuk fight dan mulai training camp-nya. Ini masih persiapan umum," kata Daud.

Latihan menjaga kebugaran tubuh dilakukan Daud dengan lari setiap pagi. Ia juga melakukan latihan tinju selama 2 jam di pagi hari dan 2 jam di sore hari. Latihannya, ia melakukan di area boxing gym Kalimantan Barat. "Kebugaran tubuh ini sangat penting bagi seorang petinju. Sangat penting malahan. Jadi, harus selalu bugar," katnya.

 

Berburu ikan

Di sela aktivitasnya berlatih untuk persiapan pertandingan, dia kerap menyalurkan hobinya berburu ikan di sungai-sungai besar dan ekstrem. Ekstrem yang dimaksudnya masih banyak buayanya dan belum terjamah manusia. Kegiatan menangkap ikan itu dilakukan dengan menggunakan peralatan tradisional, seperti tombak dan senter, sembari menyelam di sungai. "Biasanya saya dikabari warga bahwa ada lokasi sungai yang belum terjamah manusia, masih banyak buaya dan berbahaya. Saya langsung ke sana," kata Daud.

Ikan di sungai Kalimantan, kata Daud, masih banyak sehingga dirinya leluasa menyalurkan hobi. "Saya berburu ikan menyelam ke dalam sungai yang penuh dengan kayu-kayu tumbang dan jatuh ke sungai dan tenggelam kayu sehingga cenderung banyak ikan. Rasanya seneng kalau lagi ngejar ikan dan tangkap ikan karena posisinya menyelam menggunakan alat tradisional senter dan tombak," ujar Daud.  (H-5)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya