Chrissy Teigen Menentang Trump, Bela Imigran

Indriyani Astuti
21/6/2018 00:45
Chrissy Teigen Menentang Trump, Bela Imigran
(AFP)

MODEL sekaligus selebritasChef Christine Diane Teigen atau lebih dikenal Crissy Teigen,32, mengkritik kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memisahkan anak-anak imigran dari orangtua mereka di perbatasan.

Seperti dikutip dari www.usmagazine.com, istri dari penyanyi John Legend itu membagikan foto di akunTwitter pribadinya. Foto itu merupakan potret gadis muda yang menangis ketika ia dipisahkan dari ibunya oleh agen perbatasan Amerika Serikat. Chrissy membandingkan anak itu dengan putrinya yang berusia 2 tahun, Luna.

“Gadis kecil ini seumuran dengan putri saya. Luna ialah hal paling bahagia. Gadis paling lucu dan dia benar-benar ketakutan untuk melihat-lihat dan menyadari bahwa dia terlalu jauh dari kita, bahkan untuk beberapa detik. Ketakutan yang akan dirasakan gadis itu di foto membuat saya marah dan sedih," tulis Chrissy pada Sabtu (16/6).

Tidak hanya itu, ia dan suaminya, Legend, baru-baru ini berhasil mengumpulkan sumbangan sebesar US$288 ribu kepada American Civil Liberties Union (ACLU atau Uni Kebebasan Sipil Amerika) tepat saat ulang tahun Presiden Donald Trump.
Pasangan itu membantu mengumpulkan lebih dari US$1 juta untuk organisasi itu dengan tujuan mengakhiri pemisahan keluarga di perbatasan.

"Minta senator Anda untuk meneruskan Undang-Undang Keep Families Together dan pengurus rumah Anda untuk mengesahkan UU terpisah dan bantuan dapat disumbangkan ke https://supportkind.org untuk melindungi anak-anak yang rentan di perbatasan," tulis Crissy seperti dikutip dari www.usmagazine.com.

Ulang tahun
Pada saat ulang tahun Presiden Trump pada Kamis (14/6), Chrissy merilis sebuah pernyataan tentang kebijakan pemerintah untuk memisahkan anak-anak imigran dari orangtua mereka di perbatasan.

"John dan saya marah untuk melihat dan mendengar cerita-cerita horor dari keluarga imigran yang mencari suaka dan perlindungan di Amerika yang dicabik-cabik karena kebijakan tidak manusiawi dari administrasi Trump," tulis Chrissy dalam pernyataan yang diunggah di Instagram.

Menurutnya, tindakan itu kejam dan bertentangan dengan representasi dari Amerika. Ia menambahkan demikian, "Presiden merayakan hari ulang tahunnya yang ke-72 hari ini. Pada kesempatan yang baik ini, ‘untuk membuat ulang tahun Trump hebat kembali’, setiap anggota keluarga kami telah menyumbangkan US$72 ribu kepada ACLU," ujar ibu dari dua anak itu.

Chrissy menandatangani pernyataan itu bersama Legend dan anak-anak mereka, Luna dan Miles. ACLU sendiri mengajukan gugatan yang menentang praktik pemisahan keluarga dengan alasan bahwa itu melanggar hak konstitusional keluarga atas proses hukum.
AkunTwitter milik Chrissy sebenarnya sudah diblokir Trump sehingga tidak dapat diketahui jelas apakah Trump menerima pesan dari Chrissy tentang 'hadiah ulang tahun' tersebut. (H-5)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya