Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DI antara wajah-wajah yang antusias di acara peluncuran kamera analog di Kota Kasablanka beberapa waktu lalu, ada sosok bintang muda serba bisa. Dialah aktris sekaligus musisi Eva Celia.
Tidak hanya menjadi objek foto, pemeran Dara di film Pendekar Tongkat Emas itu juga asyik menangkap momen dengan kamera analog yang digenggamnya. "Kamera analog masih relevan di dunia digital. Kamera ini appreciate something real, yang menunjukkan imperfection itu sesuatu yang beautiful," ujar Eva saat peluncuran kamera instax SQ6, akhir bulan lalu itu.
Meski sudah cukup lama menggunakan kamera, aktris berusia 25 tahun ini mengaku baru kali pertama menggunakan kamera analog. Selama ini, ia menggunakan kamera ponsel. Ketertarikan kepada kamera analog instan ini pun karena hasil fotonya bisa langsung tercetak dan ia pasang di dinding kamarnya.
Di samping itu, perempuan yang bermain di empat judul film tersebut lebih tertantang untuk menciptakan hasil foto yang bagus. Pasalnya dengan kamera analog, pengguna tidak bisa melihat foto tersebut sebelum dicetak.
"Sesuatu yang menurut gue bisa sustain for long time karena give me that feeling suprise dan bisa dipegang secara fisik, taruh di tembok gue dan bisa lihat sehari-hari, appriciate, and that moment created and captured perfectly by instax.," celetuknya.
Dari akun Instagram-nya, musisi yang sudah menghasilkan satu album studio berjudul And So it Begins ini terlihat memang cukup senang bereksperimen dengan kamera. Dalam satu postingan bersama orang terkasihnya, terlihat Eva menghabiskan waktu tanpa lupa membawa kamera.
Objek-objek foto yang menjadi bidikan Eva bukan hanya orang-orang terdekat, melainkan juga suasana sekitar, pemandangan, kuliner, hingga arsitektur. Perempuan yang menekuni genre musik jazz tersebut terlihat menyukai pencahayaan yang natural ataupun redup.
"Sebagian milenial sudah terbiasa hal-hal yang sangat polish, yang mungkin sudah di-alter atau fabricated. When it comes to music and picture, I like it just the way they are," imbuhnya.
Vegan
Sejak satu tahun terakhir, Eva memutuskan menjadi vegan. Dalam akun Instagram-nya, ia sempat menyatakan keputusannya itu untuk menjaga kesehatan tubuhnya dan bukan karena ingin kurus.
Eva mengaku sempat berpikir memutuskan pola makan yang tanpa unsur karbohidrat itu akan sulit. Namun setelah menjalaninya, sebaliknya ia menikmatinya dan dinilainya mudah. Apalagi Eva tidak sendiri, sang mama juga memutuskan menjadi vegan.
"Tidak sulit (mencari resep) tinggal search di google. Kalau masakan Indonesia ada ketoprak dan gado-gado. Di Indonesia itu gampang jadi vegan," ungkapnya.
Keputusan menjadi vegan pun hanya dilakukan Eva bersama Sophia, sedangkan adiknya Manuella Aziza Villareal tidak mengikuti pola makan mereka.
Tidak hanya memilih pola makannya dengan selektif, Eva juga menjaga kebugarannya dengan berolahraga. Serupa pula dengan sang ibu, Eva merupakan seorang yogini yang cukup mahir. Ia mampu melakukan beragam pose yoga, bahkan yang sulit, dengan cukup baik. (M-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved