Andy Rif Ingin Kembali Menekuni Bela Diri

Adiyanto
06/6/2018 16:08
Andy Rif Ingin Kembali Menekuni Bela Diri
(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

BAGI yang menggemari cerita silat Wiro Sableng, pasti mengenal Dewa Tuak yang jadi salah satu tokohnya. Kakek tua yang gemar menenggak arak ini adalah rekan seperguruan Sinto Gendeng, yang tak lain guru dari Wiro Sableng.

Dalam versi layar lebar yang bakal  tayang di sejumlah bioskop Agustus nanti, tokoh Dewa Tuak ini digambarkan nyentrik dan kemana-mana selalu memikul bambu berisi arak/tuak. Kemampuan bela dirinya akan semakin digdaya jika dia meminum arak tersebut.

Uniknya, para sutradara dan produser film ini menunjuk langsung musisi Andy Rif untuk memerankan tokoh tersebut tanpa proses audisi. Apakah lantaran vokalis grup band /Rif tersebut kerap mabuk sebelum manggung makanya dipilih? "Ha..ha..nggak tau juga. Intinya begitu mereka nawarin peran ini, saya langsung iya kan aja. Kebetulan sebelumnya saya juga pernah main film, meski bukan bergenre action,'' ujar Andy ketika dihubungi, belum lama ini.

Lantas, dari mana dia belajar bela diri untuk memainkan perannya itu? "Dikit-dikit dulu pernah belajar silat waktu SD. Sempat vakum, lalu nerusin lagi sewaktu kuliah,'' ujar pria bernama lengkap Restu Triandy tersebut.

Di film garapan Lifelike Pictures dan 20th Century Fox  ini, Andy ternyata bertemu lagi dengan rekan seperguruan pencak silatnya di Bandung, Yayan Ruhian yang juga ambil bagian dalam film ini. "Kang Yayan itu dua tingkat di bawah saya. Tapi malah dia duluan yang terjun ke film silat," ujar Andy tertawa.

Di film ini, selain memerankan tokoh jahat bernama Mahesa Birawa, Yayan juga bertindak sebagai action choreographer. "Jadi, Kang Yayan yang sekarang ngajarin gerakan-gerakan silat saya," ungkap Andy yang mengaku ingin kembali menekuni olah raga bela diri.

Meski sibuk main film, ayah dua orang putra ini tetap tidak ingin meninggalkan dunia musik. Baru-baru ini, Andy ikut dalam pembuatan single berjudul Remember, bersama disc jockey, Andre Dunant. "Saya suka seni dan itu menurut saya tidak bisa dikotak-kotakan," ujarnya menutup perbincangan. 9E-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Adiyanto
Berita Lainnya