Kekuatan Media Sosial

Despian Nurhidayat
27/5/2018 00:10
Kekuatan Media Sosial
(AFP)

KOREA Selatan kembali menarik perhatian. Bukan karena masalah diplomatik dengan Korea Utara, melainkan prestasi mereka di dunia tarik suara. Boy band BTS berhasil kembali menarik perhatian dunia dalam perhelatan Billboard Music Award 2018 di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (20/5), dengan meraih Top Social Artist Awards 2018.

Boy band asal Korea ini berhasil membuktikan kekuatan sosial di dunia. Jumlah ARMYs--panggilan penggemar BTS yang tidak hanya sebatas di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Apalagi penghargaan ini berdasarkan dukungan (vote) dari penggemar melalui situs dan Twitter. Sebelum BTS, ada sejumlah artis papan atas yang pernah meraih penghargaan itu, antara lain Justin Bieber, Ariana Grande, Demi Lovato, dan Shawn Mendes.

“Kali ini kami mempunyai kesempatan untuk memikirkan arti dari kata ‘sosial’ untuk kami, dan beberapa fan mengatakan pada kami bahwa musik kami sudah mengubah hidup mereka,” ungkap RM selaku pemimpin BTS ketika menerima piala Top Social Artist Awards 2018.
BTS merupakan grup K-Pop pertama yang memenangkan dua kali penghargaan di Billboard Music Awards untuk kategori yang sama. Artis K-Pop lain yang pernah mendapatkan penghargaan Billboard Music Awards ialah PSY untuk kategori Top Streaming Song Awards, dengan lagu Gangnam Style (2013).

Bila berbicara kekuatan media sosial, tidak bisa dimungkiri BTS memang unggul. Terlihat dari pengikut mereka di akun Instagram yang mencapai 10,4juta, sedangkan di Twitter 14,9juta, dan 6,5 juta orang menyukai halaman mereka di Facebook.

Popularitas mereka di media sosial juga terlihat di Billboard’s Social 50 Chart. Grafik itu mengurutkan artis paling populer di dunia berdasarkan kombinasi dari teman, penggemar, dan pengikut dengan laman artis yang sering dilihat dan lagu yang sering diputar. BTS menduduki posisi pertama sejak Oktober 2016 selama 7 minggu berturut-turut.

Tidak hanya semata menerima penghargaan, mereka juga tampil di panggung Billboard menampilkan single terbaru mereka Fake Love. Single ini merupakan salah satu single yang ada di album Love Yourself: Tears yang diluncurkan Mei 2018. Album boy band yang lahir pada 2013 itu mendapatkan respons positif, di antaranya itunes top albums charts di banyak kota seluruh dunia, breaking records di YouTube, dan spotify global top 200. Fake Love juga mendapatkan penghargaan perfect all-kill pada chart musik di Korea.

Penghargaan icon award
Perhatian di perhelatan malam itu tidak hanya untuk Korea, tapi juga Janet Jackson. Adik dari mendiang Michael Jackson ini tampil memukau setelah satu dekade menghilang dari dunia pertelevisian. Ia mengenakan busana bernuansa emas, perempuan berusia 52 tahun itu membawakan lagu Nasty, Throb dan If.

Usai penampilannya, Janet didaulat dengan penghargaan Billboard Icon Award 2018 yang diberikan Bruno Mars. Penghargaan itu diberikan kepada artis atau penyanyi yang mempunyai kontribusi besar dalam musik dan pop kultur.

“Ini adalah momen ketika perempuan menyatakan kita tidak akan lagi dikendalikan, dimanipulasi, atau dimanfaatkan,” ujar Jackson terkait banyaknya kasus pelecehan di industri hiburan dan dunia.

Lebih lanjut Janet mengatakan belas kasih, kepekaan, kesabaran, dan cinta tanpa batas ialah hal yang tidak dimiliki manusia. Pernyataan itu tidak lepas dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya saat menikah dengan Wissam Al Mana (2012-2017).
Penampilan Janet malam itu disaksikan sang ibu Katherine Jackson. Malam itu kali pertama si bungsu dari keluarga Jackson itu tampil setelah penampilan terakhirnya pada American Music Awards 2009. Kala itu ia membawakan medley dari lagu-lagu hitsnya.

Penghargaan Billboard malam itu bukan kali pertama bagi Janet. Sejak bersolo karier pada 1982, Janet sudah 18 kali dinominasikan pada Billboard Music Award dan 10 kali pulang membawa piala. (soompi/entertaiment weekly/M-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya