Abdul Idol Menjemput Magrib di Atas Pedal

Abdillah M Marzuqi
25/5/2018 05:00
Abdul Idol Menjemput Magrib di Atas Pedal
(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

 SELAMA Ramadan, tak sedikit mereka yang bergiat di dunia hiburan membatasi aktivitas. Lain halnya Ahmad Abdul, 27. Semua tawaran pekerjaan dijalani seoptimal mungkin.

"Tidak mengurangi kesibukan sama sekali, kalau ada job yang masuk, diambil. Selama job-nya enggak aneh-aneh, masih di dunia tarik suara, masih tidak apa-apa," ujar penyanyi yang sukses menjadi runner-up di salah satu ajang pencarian bakat menyanyi di salah satu stasiun televisi swasta itu. Namanya kini lebih dikenal sebagai Abdul Idol.

Pun, Abdul mengaku masih menggeluti hobinya, bersepeda. Penyanyi kelahiran Kupang yang sebelumnya bermukim di Pulau Dewata ini ternyata sudah punya komunitas gowes di Bali.

"Minggu lalu, aku sepedaan buat ngabuburit," sambung Abdul saat mengisi acara buka bersama di Jakarta, Selasa (22/5).

Tetap bugar

Abdul yang mengaku mantan desainer grafis merangkap penyanyi kafe ini mengaku tidak mengurangi jatah tubuhnya untuk bergerak. Ia punya rutinitas wajib setiap hari untuk menjaga kebugaran tubuh. Selain bersepeda, ia menjaga kebugaran dengan sit-up dan plank setiap bangun tidur. "Aku tetap olahraga ringan selama puasa, sebelum dan sesudah tidur, sit-up dan plank, itu wajib. Sama tiap sore, rutin joging, sepeda, itu juga membuat saya bisa fokus," ujar Abdul yang mengaku selalu memastikan asupan air putih saat berbuka dan sahur.

Orientasi Jakarta
Ramadan kali ini juga istimewa sebab kali pertama Abdul menjalani puasa di Jakarta dengan segala kesibukannya. Ia mengaku, tantangan utamanya di Jakarta ialah orientasi pada lokasi-lokasi pekerjaannya.

"Yang berbeda adalah sibuknya, terus karena baru awal-awal di Jakarta, rasanya berbeda banget, mau ke mesjid bingung, cara ke sana lewat mana ya, mau cari makan juga bingung. Kalau di Bali kan sudah tahu mau ke mana saja," ucap Abdul.

Meski demikian, Abdul tidak menganggap Jakarta susah diajak bekerja sama. Ia percaya proses adaptasinya bisa berjalan lancar, termasuk dengan kemacetan.

Meski demikian, jika harus memilih memberikan predikat nyaman, Abdul bulat hati memilih Bali.

"Kalau bicara enakan mana, karena saya baru, pasti enakan di rumah, di Bali. Tapi karena sekarang sudah di sini, saya mulai mengikuti dan menikmati, macetnya, suasananya. Tapi sampai saat ini, saya pikir nyaman di Jakarta," ujarnya.

Kala ditanya tentang agenda kariernya ke depan, ia tidak menepis ketertarikan menjajal tantangan lain, semisal bermain film. Namun, sebelumnya, ia ingin menegaskan eksistensinya sebagai musikus terlebih dahulu.

"Aku pengin punya lagu dulu sebelum memasuki dunia yang lain, film misalnya," tegas Abdul.

(M-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya