Tika Bravani Perkuat Ibadah dan Tubuh saat Ramadan

Suryani Wandari Putri
23/5/2018 01:30
Tika Bravani Perkuat Ibadah dan Tubuh saat Ramadan
(DOK. PRIBADI)

ADA yang berbeda dengan penampilan Tika Bravani. Setelah kembali dari ibadah umrah Februari lalu, aktris berusia 28 tahun itu menambah deretan artis yang memutuskan berhijab. Keputusannya mengubah penampilannya diambil setelah ditegur seorang perempuan asal Yordania di Mekah. Perempuan itu menegur Tika karena melihat foto di kartu identitas Tika yang tidak menggunakan hijab. "Kenapa kamu tidak pakai hijab?" tanya perempuan itu kepada Tika.

Pertanyaan itu pun semakin memantapkan keputusannya berhijab. Namun, Tika tidak terlalu memusingkan busananya. Menurutnya, yang penting rapi dan nyaman. Keputusannya memang terkesan mengejutkan dan tiba-tiba. Namun, ia mengaku semua kru dapat menerimanya dengan baik. "Perubahan ini memang tiba-tiba, tapi bersyukur tidak ada penolakan, malah disetujui oleh semua kru," kata Tika yang diwawancarai via telepon, Senin (21/5).

Produksi sinetron kali ini diakui Tika paling nyaman. Pasalnya waktu syuting sinetron berjudul Alangkah Lucunya (Negeri Ini) karya Deddy Mizwar cukup membuatnya nyaman. Selain bisa khusyuk ibadah, lokasi syuting yang tidak terlalu jauh dari rumahnya bisa membuatnya bisa menghabiskan waktu dengan keluarga. "Produksi sinetron kali ini aku rasa paling enak. Take dari pagi sampai sore. Sebelum magrib kami diproyeksikan harus sudah selesai," kata Tika.

Demi fokus ibadah, Tika tidak mengambil tawaran pekerjaan malam hari. Pasalnya ia ingin menunaikan ibadah tarawih. "Ramadan kali ini, selain khatam Quran, aku bertekad untuk tarawih penuh sehingga meminimalkan kegiatan buka bersama atau lainnya, tapi bukan untuk memutus silaturahim," lanjut Tika.

Di samping itu, Tika senang di lokasi syuting bebas asap rokok. Terlihat dari postingan Instagram-nya, ia mengunggah foto seseorang dengan rokok di tangannya. 'Apa pun alasannya, yang jelas aku sedang senang karena perokok sedang minim beraksi di lokasi. Andai begini terus. Untung ada bulan puasa', tulis Tika dalam status fotonya dua hari yang lalu.

Ya, Ramadan menjadi berkah tersendiri baginya. Ia tak lagi harus menegur seseorang untuk mematikan rokoknya karena hidungnya gatal akibat alergi asap rokok atau debu. "Bagi mereka, mungkin tidak merokok itu tidak bisa mikir. Aku sering menegurnya, tapi risikonya aku seperti musuh masyarakat," kata Tika.

Sehat dengan jus
Tak dapat dimungkiri pekerjaannya yang berkutat dengan asap knalpot dan asap rokok membuatnya sering sakit. Bahkan ia pernah mengalami radang tenggorok dan sinus selama dua bulan. Demi menjaga kesehatannya, Tika mencoba hidup sehat dengan mengonsumsi jus selama lima bulan terakhir. Tika menjadikannya sebagai penguat energi selama menjalani ibadah puasa. "Sebenarnya bebas, buah dan sayur bisa, bahkan mau dibuat jus atau dipotong sama saja, yang penting vitamin dan seratnya tercukupi," kata Tika.

Selama bulan puasa, Tika menyesuaikan porsinya karena asupan air mineral tidak akan terlalu banyak. Ia pun membagikan resep jus yang mengkombinasikan satu buah beetroot, nanas secukupnya, dan satu lemon yang sudah diperas. Baginya, jus itu efektif untuk menghilangkan panas dalam.

Resep lainnya yang Tika bagikan kepada Media Indonesia selama Ramadan ialah jus kurma. "Kurma yang ditambah susu segar atau susu almond dan perasan lemon. Bisa diminum setelah makan sahur sebagai alternatif penambah tenaga," kata Tika.
Resep-resep jus sehat ini pun Tika bagikan dalam media sosial Instagram @temanngejus untuk menemani warganet konsumsi makanan sehat. Misinya sehat jangan sendirian. (M-3)

 

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya