Kelly Clarkson Aksi Nyata ketimbang Mengheningkan Cipta

Bintang Krisanti
22/5/2018 07:00
Kelly Clarkson Aksi Nyata ketimbang Mengheningkan Cipta
(AFP)

BERDIRI di panggung Billboard Music Awards (BMA) 2018, di Las Vegas, Amerika Serikat, Kelly Clarkson justru memulai perannya sebagai host dengan berurai air mata. Penyanyi pemenang American Idol 2002 itu sangat bersedih dengan penembakan massal yang lagi-lagi terjadi di sekolah. Terakhir di kampung halaman Kelly di Texas, tepatnya di Santa Fe High School, Texas, Jumat (18/5). Penembakan itu sudah menewaskan 10 orang dan melukai 13 lainnya.

"Saya sangat muak dengan momen mengheningkan cipta. Ya Tuhan, ini tidak ada gunanya," tutur Clarkson sambil terisak di acara yang berlangsung di MGM Grand Garden Arena itu.

Perempuan berusia 36 tahun tersebut mengaku sangat terpukul dengan kejadian penembakan itu. Di sisi lain ia merasa putus asa ketika bersama masyarakat hanya bisa berduka untuk anak-anak yang tewas dengan sia-sia.

Sebab itu, ia merasa geram ketika sebagai host diminta untuk memimpin doa mengheningkan cipta bagi para korban dan keluarganya. Bukannya tidak menghargai aksi itu dan tidak percaya akan kekuatan doa, Kelly merasa sudah saatnya mereka melakukan lebih.

"Mengapa kita tidak melakukan momen aksi?" tanyanya sembari membandingkan momen mengheningkan cipta yang sudah sangat sering dilakukan. Sebagai ibu dengan empat anak, Clarkson pun mengaku tidak dapat membayangkan jika mendapatkan telepon atau ketukan di pintu rumah yang membawa kabar buruk tentang anak-anaknya.

Kengerian yang telah tercipta dari serentetan penembakan itu, menurut Clarkson, ialah bentuk kegagalan mereka sebagai masyarakat. Kengerian itu membuat mereka tidak bisa menjalani kehidupan dengan normal. Padahal, semestinya para orangtua tetap dapat dengan leluasa mengirim anak mereka ke sekolah, ke bioskop, bahkan ke klub sekalipun.

"Jadi, ketimbang mengheningkan cipta, saya ingin menghargai dan menghormati mereka (para korban dan keluarganya) dengan bersama kalian semua di komunitas kalian, tempat kalian tinggal, juga dengan teman-teman kalian. Mari semuanya kita bukan momen aksi. Mari kita ciptakan momen perubahan," tutur Clarkson menutup monolognya. Gemuruh tepuk tangan hadirin pun menyambut ajakan perempuan 36 tahun itu.

Tidak hanya Clarkson, penyanyi asal Kanada, Shawn Mendes, membuat persembahan bagi tragedi Santa Fe. Penyanyi berusia 19 tahun ini menyanyikan lagunya, Youth, dengan iringan paduan suara dari Majory Stoneman Douglas High School di Florida. Pada Februari lalu, sekolah ini juga mengalami tragedi penembakan yang menewaskan 14 siswa dan 3 staf sekolah.

Ed Sheeran menang banyak

Meski dimulai dengan suasana sendu, ajang BMA 2018 tidak berakhir muram bagi Ed Sheeran. Musikus yang gagal meraih gelar di lima kategori di BMA 2015 kini tersenyum lebar dengan menggondol enam gelar bergengsi.

Selain memenangi kategori top artist, Sheeran menjuarai kategori male artist, top hot 100 artist, top song sales artist, top radio song untuk lagu Shape of You, dan top radio songs artist. Kemenangan itu tampaknya cukup menghibur kekalahannya di dua kategori lain, yakni top billboard 200 album yang dimenangi Kendrick Lamar dengan album DAMN serta kategori top selling album yang dimenangi sahabat Sheeran, Taylor Swift, dengan album Reputation.

Kejutan lain di ajang itu dicetak boyband asal Korea Selatan, BTS. Grup yang dikenal memiliki fan yang sangat loyal bernama ARMY itu berhasil mempertahankan gelar top social artist award. Di tahun kedua ini mereka menyingkirkan nama-nama besar, seperti Justin Bieber dan Demi Lovato.

(Dailymail/BBC/M-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya