Sonia Fergina Citra Ajak Lawan Kanker Serviks

Dhika Kusuma Winata
27/4/2018 03:45
Sonia Fergina Citra Ajak Lawan Kanker Serviks
(MI/Rendy Ferdiansyah )

KEPEDULIAN terhadap kanker serviks mendorong Putri Indonesia 2018 Sonia Fergina Citra, 25, untuk mengampanyekan perlawanan terhadap penyakit yang menjadi momok kaum perempuan itu. Bahkan, kini ia menjadi salah satu Duta Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS).

Sonia mengaku merasa terpanggil untuk memberikan kesadaran kepada  perempuan akan bahaya kanker serviks karena kanker serviks merupakan satu-satunya kanker yang dapat dicegah dengan vaksin dan skrining rutin. Oleh karena itu, perempuan kelahiran Tanjung Pandan, Belitung itu mengajak kaum hawa agar lebih peduli terhadap kanker serviks dan cara mencegahnya.

"Ternyata di usia muda seperti saya ini juga sangat rentan terinfeksi virus HPV (Human papillomavirus). Melihat kondisi yang terjadi saat ini, saya sebagai seorang perempuan muda tergerak untuk memerangi masalah ini," ucapnya dalam acara Pekan Imunisasi Dunia bertajuk Vaksinasi HPV Dini Selamatkan Generasi Penerus Bangsa yang digelar di Jakarta, Rabu (25/4).

Dengan menjadi salah satu Duta KICKS, ia berharap bisa membantu menyebarluaskan informasi kepada publik, keluarga, dan orang terdekat tentang kanker serviks dan pencegahannya. Kanker serviks merupakan kanker penyebab kematian kedua terbesar bagi perempuan Indonesia. Setiap tahun sekitar 14 juta perempuan di dunia, termasuk remaja terinfeksi virus HPV.

Pencegahan primer
Vaksinasi HPV merupakan upaya pencegahan primer terhadap kanker serviks. Menurut Sonia, pencegahan juga merupakan investasi dan perlindungan kesehatan yang dapat melindungi remaja di masa depan secara optimal.
"Saya berharap dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan kanker serviks, kita dapat menyelamatkan banyak jiwa dengan melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin. Itu bisa dilakukan melalui vaksinasi HPV dan deteksi dini melaui pap smear bagi perempuan yang telah menikah," katanya.

Vaksinasi HPV, lanjutnya, dianjurkan untuk perempuan mulai usia 9 tahun. Sonia mengatakan perempuan Indonesia yang belum mendapatkan vaksinasi HPV perlu segera mengambil keputusan untuk memilih langkah preventif.
Perempuan Indonesia, ujarnya, harus bisa melindungi diri dan juga orang-orang yang dicintai dari penyakit yang disebabkan virus HPV.

Dalam kesempatan itu, Sonia juga melakukan vaksinasi HPV pertama kali. Dengan aksi itu, ia berharap bisa menularkan contoh positif kepada kaum perempuan, khususnya para remaja. (H-1)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya