Rival Himran Jangan Malu Berbahasa Daerah

(Pro/H-1)
27/4/2018 03:30
Rival Himran Jangan Malu Berbahasa Daerah
(ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

SEBAGAI pemuda yang besar di desa, penggunaan bahasa daerah sudah mendarah daging dalam kehidupan Rival Himran, pemain bas kelompok musik Steven & Coconut Treez. Pallo, sebagaimana ia biasa disapa, sangat akrab dengan bahasa Kaili, bahasa daerah dari kampung halamannya di Palu, Sulawesi Tengah.

Tetapi, setelah lama bekerja dan hidup di Jakarta, kegelisahannya muncul ketika ia mudik ke kampung halaman. Sebab, kini semakin langka pemuda di tempat ia dibesarkan itu yang menuturkan bahasa Kaili.

"Akhir-akhir ini saya melihat anak muda asal kampung saya, termasuk keluarga dan keponakan-keponakan saya, sudah berbahasa Indonesia semua," ujar Pallo.

Meski sedih, laki-laki berambut gimbal itu mengaku memaklumi hal tersebut. Sebab, ketika remaja ia juga sempat merasa malu dan enggan menggunakan bahasa daerah. Tapi, setelah saya datang ke Jakarta, ia baru sadar bahwa mereka yang datang dari daerah membawa sesuatu yang khas dari daerah asal. Oleh karena itu, ia gencar mengajak keluarga dan keponakan-keponakannya untuk tetap berbahasa daerah. (Pro/H-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya