Jennifer Lawrence Kesal Dicela Salah Kostum Saat Promosi Film Terbaru

Antara
22/2/2018 21:56
Jennifer Lawrence Kesal Dicela Salah Kostum Saat Promosi Film Terbaru
(AFP PHOTO)

AKTRIS Jennifer Lawrence pada Rabu (21/2) waktu setempat menyatakan tersinggung atas persoalan terhadap foto dirinya mengenakan gaun hitam berpotongan dada rendah di luar ruangan pada hari dingin di London, karena dianggap seksi, konyol, dan 'tidak mencerminkan feminisme'.

Bintang peraih Oscar berusia 27 tahun tersebut mengatakan di Facebook bahwa dia juga sangat tersinggung dengan yang disebutnya tanggapan 'betul-betul konyol' pada media gaul dan media arus utama atas foto tersebut, yang diambil sebagai bagian dari promosi film terbarunya, 'Red Sparrow'.

Gambar itu diambil di luar ruangan pada hari dingin di London pada awal pekan ini, menunjukkan Lawrence dengan bahu terbuka mengenakan gaun hitam, sementara aktor Jeremy Irons dan tiga pemeran lain mengenakan mantel bulu tebal.

Kesalahan kostum yang dikenakan Lawrence dianggap sebagai cermin tekanan pada wanita di Hollywood agar tampil cantik, terutama mengingat kritik terdahulu Lawrence tentang kesenjangan gaji akibat perbedaan gender di industri film.

"Kesetaraan sejati berarti Jennifer Lawrence menggunakan mantel, atau Jeremy Irons harus berpose untuk permintaan foto dengan melawan dingin," kata wartawan London, Helen Lewis.

Wartawan Australia Stephanie Peatling berkomentar di Twitter bahwa pada saat itu cukup dingin sehingga aktor cowok harus mengenakan jaket dan syal untuk panggilan pers mereka, tetapi Jennifer Lawrence yang malang mengenakan sejumlah kecil kain yang bisa disebut pakaian. Lawrence, salah satu aktris paling dicari di Hollywood, tidak memilikinya.

"Gaun Versace itu luar biasa, Anda pikir saya akan menutup gaun cantik itu dengan jas dan syal? Saya berada di luar ruangan selama 5 menit. Saya akan berdiri di atas salju untuk gaun itu, karena saya menyukai mode dan itu pilihan saya," katanya di Facebook.

"Ini seksi, ini konyol, ini bukan feminisme," tambahnya. "Ini menciptakan gangguan konyol dari masalah nyata. Kembalilah ke kenyataan," katanya.

'Red Sparrow', film bergenre thriller; tempat Lawrence berperan sebagai mata-mata Rusia, diluncurkan di seluruh dunia pada pekan depan. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya