Inez Mardiana : Pelajaran Batik bagi Generasi Muda

Yan/H-4
14/1/2018 09:55
Inez Mardiana : Pelajaran Batik bagi Generasi Muda
(MI/DENNY PARSAULIAN)

DI usia ke-70-nya, Inez Mardiana punya banyak harapan pada anak muda terkait dengan pelestarian batik. Inez pun menggelar peragaan busana dan meluncurkan buku Warisan Busana, 35 Tahun Berkarya Inez Mardiana.

"Saya membuat buku ini untuk melestarikan warisan busana nenek moyang kita. Juga bahan pembelajaran para kawula muda. Agar mereka tahu sebenarnya busana kita itu tidak kalah cantiknya dengan busana impor," ungkap Inez sebelum pameran dan launching bukunya, kemarin, di Museum Tekstil, Jakarta.

"Sayangnya anak saya laki-laki cuma satu. Jadi cucu saya mulai terlihat bakatnya. Insyaallah. Cucu saya Asanindya Kusumodewi. Saat Jakarta Fashion Week dia ikut," ujarnya. Launching tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun suami Inez, Ismawan Haryoni. Ia mempersembahkan 70 desain kebaya bordir.

"Kebanyakan mengadopsi kearifan lokal. Jadi seperti legenda Betawi, flora, dan fauna Jakarta yang sekarang terkenal, dan pewayangan serta hal umum dan biasa saya kerjakan," jelasnya. Atas karyanya bermotif wayang ini, Inez diganjar penghargaan oleh Museum Rekor Indonesia sebagai pembordir pertama yang menampilkan motif wayang.

Inez mengerjakan karyanya dengan bantuan staf dan karyawannya di rumah. "Untuk kebaya bordirnya. Untuk batiknya, ia desain lalu dikirim ke perajin di Pekalongan, Yogyakarta, dan Cirebon. Saat ditanya mengapa mengambil corak betawi, itu karena dirinya sudah 50 tahun tinggal di Jakarta.(Yan/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya