Kemana-kemana Diteriaki Sate dan Bakso

Anastasia Arvirianty
01/7/2017 20:11
Kemana-kemana Diteriaki Sate dan Bakso
((AP Photo/Achmad Ibrahim))

ADA cerita lucu yang dialami oleh Presiden ke-44 Amerika Serikat (AS) Barack Obama saat "mudik" ke Indonesia. Ia mengakui, ke manapun ia pergi, orang-orang pasti selalu meneriaki dia sate dan bakso.

"Ke mana pun saya pergi, orang-orang pasti seperti ini, 'Wei, sate Obama. Bakso, tempe, nasi goreng, Pak'," kata Obama pada helatan Kongres Diaspora Indonesia ke-4, di Jakarta, Sabtu (1/7).

Sontak, ceritanya tersebut langsung disambut tawa oleh para peserta diaspora. Obama mengaku, hal itu menjadi memori tak terlupakan saat bepergian ke Indonesia.

"Saya senang berada di sini. Indonesia bagian dari diri saya, dan penting sekali untuk membawa keluarga saya (ke Indonesia), sehingga mereka punya bayangan mengenai siapa saya sepenuhnya."

Selain soal teriakan itu, ada celotehan lucu lagi yang ia lontarkan. Misalnya, terkait cerita ketika ia masih menjabat sebagai Presiden AS. Kala itu adalah periode pertamanya menjadi orang nomor satu di negara adidaya, seorang jurnalis Indonesia lantas mewawancarai guru semasa kecilnya ketika ia masih bersekolah di SDN Menteng 01, Jakarta.

"Guru saya itu bilang, bahwa dulu saya bercita-cita menjadi presiden. Tetapi, jujur saja, dan sorry to say this, bagaimana seseorang memiliki ingatan begitu kuat selama 40 tahun? Saya saja lupa pernah mengatakan itu, hahaha," kelakarnya.

Obama pun masih mengingat saat dirinya pernah naik becak dan kebanjiran di Jakarta pada 1967 silam. Dia mengisahkan saat dulu tinggal di Menteng Dalam, ia bersama teman-temannya sering bermain sambil telanjang kaki, naik becak, bemo.

"Tapi lalu tiba-tiba banjir. Kami harus berlari, mengejar menangkap ayam karena pada kabur," kata Obama, yang diiringi suara tertawa para hadirin sambil bertepuk tangan.

Kendati demikian, Obama mengaku seperti orang bingung saat ia tiba di Jakarta pada kunjungannya kali ini. Menurutnya, wajah Jakarta, sudah banyak berubah. Obama melihat Jakarta saat ini sudah mengalami banyak kemajuan.

"Saya tak mengenali apa pun," tuturnya. Meski begitu, ada beberapa lokasi di Jakarta yang masih ia ingat. Ia menyebutkan, Hotel Indonesia dan Sarinah. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya