Hunian Modern Utamakan Harmoni Desain dan Keamanan

Naufal Zuhdi
29/4/2026 00:29
Hunian Modern Utamakan Harmoni Desain dan Keamanan
Ilustrasi(Dok Schneider Eelctric)

KONSEP hunian modern terus mengalami pergeseran seiring berkembangnya gaya hidup urban. Rumah kini tidak lagi sekadar ruang tinggal, melainkan menjadi ruang multifungsi yang mencerminkan karakter, nilai, sekaligus kebutuhan emosional penghuninya.

Perubahan tersebut mendorong pendekatan desain yang lebih menyeluruh, menggabungkan estetika, kualitas material, hingga aspek keamanan dalam satu kesatuan. Tren minimalisme pun ikut berevolusi menjadi lebih kuratif dan bermakna, dengan menekankan prinsip “less but better” yang mengedepankan kualitas dan fungsi setiap elemen dalam ruang.

Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia, Ariya Sradha, mengatakan konsep warm minimalism kini semakin banyak diadopsi dalam desain hunian. Pendekatan ini mengutamakan penggunaan material alami, tekstur yang kaya, serta teknik layering untuk menciptakan suasana hangat tanpa meninggalkan kesederhanaan.

“Detail kecil seperti sakelar dan stopkontak memiliki peran besar dalam menjaga kesatuan visual ruang. Desain yang tidak selaras dapat mengganggu komposisi secara keseluruhan, sehingga pendekatan clean, slim, dan frameless menjadi pilihan utama,” terang dia dikutip dari siaran pers yang diterima, Selasa (28/4).

Selain itu, pendekatan warna dalam interior juga berkembang lebih berani namun tetap membumi. Warna seperti deep burgundy, olive green, dan clay tones kini digunakan secara konsisten di berbagai elemen untuk menciptakan kenyamanan visual sekaligus memperkuat pengalaman emosional penghuni.

Di balik aspek estetika, faktor keamanan tetap menjadi perhatian utama. Risiko korsleting listrik hingga potensi sengatan listrik masih menjadi ancaman di lingkungan rumah tangga, sehingga kualitas perangkat kelistrikan menjadi faktor penting yang tidak dapat diabaikan.

Film director dan lifestyle influencer, Kristo Immanuel, menilai kesadaran masyarakat terhadap aspek keamanan semakin meningkat. “Rumah bukan hanya soal tampilan, tetapi juga rasa aman. Ketika perangkat kelistrikan yang digunakan andal, hal itu memberikan ketenangan dalam aktivitas sehari-hari,” katanya.

Menjawab kebutuhan tersebut, Schneider Electric menghadirkan rangkaian sakelar dan stopkontak Vivace E yang menggabungkan estetika desain dengan perlindungan kelistrikan. Produk ini mengusung desain slim dan frameless yang memungkinkan integrasi dengan berbagai konsep interior, serta tersedia dalam beberapa pilihan warna.

Dari sisi keamanan, perangkat ini dilengkapi fitur safety shutter berstandar SNI dan sertifikasi International Electrotechnical Commission (IEC), serta sistem grounding untuk perlindungan penggunaan sehari-hari.

President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, Martin Setiawan, menyatakan kebutuhan hunian modern kini semakin menuntut solusi terintegrasi. “Konsumen tidak lagi memilih antara desain atau keamanan, melainkan menginginkan keduanya hadir secara seimbang,” ujarnya.

Vivace E saat ini telah tersedia melalui berbagai platform e-commerce dan distributor di Indonesia dengan harga mulai dari Rp30.000-an. Selain itu, Schneider Electric juga menghadirkan lini Leona E dengan desain minimalis dan harga lebih terjangkau untuk berbagai kebutuhan hunian dan ruang komersial. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya