Transaksi Berjangka Melonjak, Pialang Perluas Peran Sosial

Putri Anisa Yuliani
28/4/2026 01:44
Transaksi Berjangka Melonjak, Pialang Perluas Peran Sosial
PT KVB Futures Indonesia memanfaatkan momentum satu tahun operasionalnya untuk meluncurkan program CSR sebagai bagian dari pendekatan yang lebih inklusif.(Dok. PT KVB Futures Indonesia)

LONJAKAN transaksi di industri perdagangan berjangka mulai diikuti perubahan strategi pelaku usaha. Tak lagi semata mengejar volume, perusahaan pialang kini memperluas peran ke ranah sosial guna mendorong inklusi keuangan sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

Data Bappebti menunjukkan nilai transaksi perdagangan berjangka komoditi (PBK) sepanjang Januari–November 2025 mencapai Rp 42.867 triliun, tumbuh 49,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Volume transaksi tercatat 14,56 juta lot atau meningkat 12% secara tahunan, dengan kontrak berbasis komoditas berkontribusi 89,48% dari total nilai transaksi.

Di tengah ekspansi tersebut, tantangan industri tidak hanya soal pertumbuhan, tetapi juga membangun kepercayaan publik dan memperluas akses terhadap instrumen keuangan berjangka yang masih kerap dipersepsikan berisiko tinggi.

Sejumlah pialang mulai merespons dengan memperkuat keterlibatan di luar bisnis inti. PT KVB Futures Indonesia, misalnya, memanfaatkan momentum satu tahun operasionalnya untuk meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian dari pendekatan yang lebih inklusif.

Program bertajuk #BetterTogether ini digelar di Yayasan Pondok Kasih Mandiri, Jakarta. Kegiatan tersebut mencakup berbagai aktivitas sosial, termasuk penyaluran bantuan, sekaligus menjadi langkah awal perusahaan dalam membangun keterlibatan komunitas di luar aktivitas bisnisnya.

"Di KVB Futures, kami percaya bahwa dampak yang bermakna berawal dari kepedulian. Inisiatif ini merupakan wujud tanggung jawab kami untuk mendukung dan memberikan kembali kepada masyarakat, serta harapan kami untuk terus menciptakan dampak positif yang berkelanjutan," ujar Tonny Fong, President Director KVB Futures.

Langkah ini mencerminkan pergeseran pendekatan di industri perdagangan berjangka, dari yang sebelumnya berfokus pada akuisisi nasabah menjadi lebih menekankan aspek kepercayaan dan engagement sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Sejalan dengan itu, KVB Futures juga memperkenalkan program loyalitas nasabah sebagai bagian dari perayaan satu tahun operasionalnya. Program ini memberikan reward atas aktivitas transaksi, di mana setiap transaksi akan menghasilkan poin yang dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah, mulai dari perjalanan internasional, sepeda motor, emas, hingga perangkat elektronik dan voucher.

Strategi ini mencerminkan upaya pelaku industri dalam memperkuat retensi nasabah di tengah persaingan yang semakin ketat, sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan pengguna layanan.

Di sisi lain, faktor kredibilitas tetap menjadi penentu utama. Bappebti pada Februari 2026 merilis peringkat pialang berjangka periode Oktober–Desember 2025 yang mencakup 67 perusahaan aktif, sebagai referensi bagi masyarakat dalam memilih perusahaan yang kredibel. Dalam penilaian tersebut, KVB Futures memperoleh peringkat A++, yang mencerminkan komitmen terhadap kepatuhan regulasi dan integritas operasional.

PT KVB Futures Indonesia merupakan perusahaan pialang berjangka yang teregulasi di bawah Bappebti serta beroperasi sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Perusahaan ini menyediakan layanan trading multi-aset, termasuk foreign exchange, emas, perak, minyak, indeks saham global, serta CFD saham AS, melalui aplikasi yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman trading yang andal dan kompetitif.

Ke depan, kombinasi antara pertumbuhan bisnis, keterlibatan sosial, dan penguatan kepercayaan publik diperkirakan akan menjadi kunci dalam mendorong inklusi keuangan di industri perdagangan berjangka, sektor yang terus tumbuh, namun semakin dituntut untuk lebih dekat, transparan, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. (put/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya