Investor Digital Mulai Lirik Aset Fisik, Fitur Konversi Emas Kian Diminati

Mirza Andreas
25/4/2026 02:50
Investor Digital Mulai Lirik Aset Fisik, Fitur Konversi Emas Kian Diminati
Cermati Invest menghadirkan fitur cetak emas fisik dari saldo emas digital yang dimiliki nasabah, melalui kerja sama dengan penyedia emas resmi berizin Bappebti untuk menjamin keamanan transaksi.(Dok. Cermati Invest)

PERKEMBANGAN instrumen keuangan berbasis aplikasi mendorong semakin banyak masyarakat berinvestasi secara digital. Namun, di tengah kemudahan tersebut, kepemilikan aset fisik masih dipandang sebagai bentuk keamanan yang lebih nyata oleh sebagian investor.

Fenomena ini terlihat dari meningkatnya minat terhadap instrumen yang tidak hanya mudah diakses secara digital, tetapi juga dapat dikonversi menjadi aset riil. Dalam konteks investasi emas, fleksibilitas antara kepemilikan digital dan fisik menjadi salah satu faktor yang mulai diperhatikan.

Menanggapi kebutuhan tersebut, Cermati melalui layanan Cermati Invest menghadirkan fitur cetak emas fisik dari saldo emas digital yang dimiliki nasabah, melalui kerja sama dengan penyedia emas resmi berizin Bappebti untuk menjamin keamanan transaksi. Melalui fitur ini, setiap keping emas digital dapat diwujudkan menjadi emas batangan resmi dan bersertifikat, sehingga kepemilikan tidak hanya bersifat digital, tetapi juga memiliki bentuk fisik yang dapat dimiliki langsung.

Direktur Cermati Invest, Darwin Soesanto, mengatakan fitur ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas sekaligus meningkatkan kepercayaan dalam berinvestasi.

"Dengan fitur ini, nasabah tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam menabung emas secara digital, tetapi juga memiliki kebebasan untuk memiliki emas tersebut dalam bentuk fisik. Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk menyediakan layanan investasi yang transparan dan terpercaya," ujarnya.

Fitur tersebut memungkinkan nasabah mengonversi saldo emas digital menjadi emas fisik langsung melalui aplikasi. Prosesnya dilakukan dengan memilih menu 'Emas Digital', kemudian mengakses opsi 'Cetak Emas Fisik' dan menentukan jenis kepingan emas yang diinginkan, termasuk produk Antam dan Emasku.

Apabila saldo belum mencukupi, nasabah dapat menambah kepemilikan emas digital terlebih dahulu sebelum melanjutkan proses pencetakan. Setelah itu, pengguna diminta melengkapi detail pengiriman dan menyelesaikan transaksi sesuai metode pembayaran yang tersedia.

Dari sisi distribusi, layanan pengiriman emas fisik telah menjangkau lebih dari 15 kota besar di Indonesia. Emas yang telah dicetak akan dikirim ke alamat nasabah dalam waktu maksimal 14 hari kerja setelah pembayaran selesai.

Untuk menjaga keamanan, pengiriman dilengkapi perlindungan asuransi terhadap risiko kehilangan atau kerusakan barang dengan nilai maksimal hingga Rp50.000.000. Proses penerimaan juga dibatasi hanya kepada pemilik akun untuk memastikan keamanan transaksi.

Kehadiran fitur ini menunjukkan arah perkembangan industri fintech investasi yang tidak hanya berfokus pada kemudahan transaksi digital, tetapi juga pada fleksibilitas kepemilikan aset. Investor kini cenderung menginginkan kombinasi antara efisiensi digital dan kepastian aset fisik sebagai bagian dari strategi diversifikasi.

Fitur ini juga diharapkan dapat mendorong minat masyarakat untuk mulai membangun portofolio investasi secara lebih fleksibel dan aman, seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan instrumen yang dapat menjembatani kemudahan teknologi dengan kepemilikan aset riil. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya