Belanja Jadi Pengalaman, Strategi Baru Ritel Gaet Generasi Muda

Heryadi
25/4/2026 00:17
Belanja Jadi Pengalaman, Strategi Baru Ritel Gaet Generasi Muda
Ritel offline mulai mengubah strategi untuk menarik minat konsumen, khususnya generasi muda.(Dok.Istimewa)

RITEL offline mulai mengubah strategi untuk menarik minat konsumen, khususnya generasi muda, dengan menghadirkan pengalaman belanja yang lebih interaktif dan imersif. Pendekatan ini menjadi respons atas dominasi e-commerce sekaligus perubahan preferensi konsumen yang menginginkan kombinasi produk, hiburan, dan interaksi sosial dalam satu ruang.

Tren tersebut terlihat dari langkah KKV, brand gaya hidup asal Tiongkok di bawah KK Group, yang resmi mengumumkan ekspansi ke Indonesia. Pada tahap awal, perusahaan akan membuka 10 toko di enam kota, termasuk Jakarta, Bali, Surabaya, Semarang, Bekasi, Tangerang, hingga Padang.

Chief Operating Officer International Business KK Group, Rojen Wu, mengatakan Indonesia menjadi pasar penting dalam strategi ekspansi perusahaan di Asia Tenggara.

“Indonesia merupakan pasar yang sangat strategis bagi ekspansi global kami. Melalui KKV, kami ingin menghadirkan pengalaman ritel yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga menghadirkan produk global berkualitas dengan harga yang terjangkau bagi konsumen muda,” ujarnya.

KKV mengusung konsep ritel yang menggabungkan fungsi belanja dan pengalaman dalam satu ruang. Setiap toko menyediakan lebih dari 10.000 jenis produk, mulai dari makanan ringan, produk kecantikan, mainan, hingga kebutuhan gaya hidup sehari-hari. Penataan produk dibuat dinamis dengan pembaruan berkala untuk mendorong eksplorasi pengunjung.

Selain produk, desain toko menjadi daya tarik utama. KKV menghadirkan konsep visual “Gift 4.0” dengan warna kuning ikonik dan aksen biru, dilengkapi instalasi tematik serta display interaktif yang dirancang menarik bagi pengunjung, termasuk untuk kebutuhan konten media sosial.

Untuk meningkatkan keterlibatan, KKV juga menyiapkan berbagai aktivitas interaktif saat pembukaan, seperti permainan gacha dan fasilitas photobooth. Kehadiran figur publik dalam agenda pembukaan turut menjadi bagian strategi menarik pengunjung.

Dengan konsep tersebut, toko fisik tidak lagi sekadar tempat transaksi, tetapi juga menjadi ruang rekreasi dan interaksi sosial. Model ini sejalan dengan tren “experiential retail” yang mengedepankan pengalaman sebagai nilai utama bagi konsumen.

Saat ini KKV telah memiliki lebih dari 700 toko di berbagai negara dan memperluas ekspansi di Asia Tenggara setelah hadir di Filipina, Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Kehadiran di Indonesia dinilai strategis seiring pertumbuhan kelas menengah dan perubahan perilaku konsumen.

Ke depan, persaingan ritel diperkirakan tidak hanya bertumpu pada produk dan harga, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan pengalaman yang relevan dengan gaya hidup konsumen.(E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya