Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan laba bersih sebesar Rp756,2 miliar atau tumbuh 10,1 persen dibanding tahun sebelumnya. Kinerja tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Rabu (23/4).
Selain peningkatan laba, perseroan juga mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp13,1 triliun, naik 7,2% dari Rp12,2 triliun pada 2024.
Direktur Utama Garudafood, Hardianto Atmadja, mengatakan pertumbuhan tersebut ditopang oleh kuatnya konsumsi domestik serta strategi bisnis yang dijalankan perusahaan.
“Kami berhasil memanfaatkan momentum konsumsi domestik secara optimal. Kinerja 2025 merupakan hasil sinergi seluruh unit kerja dalam mengimplementasikan berbagai inisiatif strategis,” ujarnya.
Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp350,34 miliar atau Rp9,5 per saham. Nilai tersebut setara dengan sekitar 50,9% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Dividen dijadwalkan dibayarkan pada 20 Mei 2026 kepada pemegang saham yang tercatat pada 6 Mei 2026.
Kontribusi terbesar terhadap kinerja perseroan berasal dari segmen makanan dalam kemasan yang menyumbang 89,9% terhadap total penjualan dan tumbuh 9,9% secara tahunan. Penjualan domestik masih menjadi tulang punggung dengan kontribusi 97,2% dari total pendapatan, serta mencatatkan pertumbuhan 7,6%.
Menurut Hardianto, pertumbuhan tersebut didorong oleh penguatan distribusi, efektivitas program penciptaan nilai, serta permintaan yang stabil terhadap produk-produk utama seperti ready to serve (RTS), biskuit, serta produk keju dan susu.
PERUBAHAN SUSUNAN DIREKSI
Selain membahas kinerja keuangan, RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan dewan komisaris. E. Maurits Klavert diangkat sebagai Komisaris Independen menggantikan Dorodjatun Kuntjoro-Jakti.
Hardianto menyampaikan apresiasi atas kontribusi komisaris sebelumnya. "Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan arahan strategis yang telah diberikan. Kehadiran komisaris baru diharapkan memperkuat fungsi pengawasan dan tata kelola perusahaan,” katanya.
Ke depan, Garudafood menargetkan pertumbuhan sejalan dengan proyeksi konsumsi domestik yang diperkirakan berada di kisaran 5,0 hingga 5,4% pada 2026. Perseroan menyiapkan sejumlah strategi, antara lain diversifikasi bahan baku untuk mengantisipasi fluktuasi harga global, percepatan transformasi digital, serta penguatan komitmen terhadap prinsip keberlanjutan.
Dengan fundamental keuangan yang dinilai solid, manajemen optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan sekaligus memperkuat posisi di industri makanan dan minuman nasional. (Ant/E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved