Garudafood Bagikan Dividen Rp350,34 Miliar

Irvan Sihombing
23/4/2026 19:23
Garudafood Bagikan Dividen Rp350,34 Miliar
Jajaran direksi PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) seusai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Kamis (23/04/2026).(Dok. Garudafood)

PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp350,34 miliar atau Rp9,5 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, yang menetapkan dividend payout ratio (DPR) sebesar 50,9 persen untuk dibayarkan pada 20 Mei 2026.

Direktur Utama PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, Hardianto Atmadja, mengatakan segmen makanan dalam kemasan masih menjadi pilar utama perusahaan dengan kontribusi 89,9 persen terhadap total penjualan.

Segmen tersebut juga mencatat pertumbuhan 9,9 persen secara year on year (yoy), didorong oleh meningkatnya konsumsi domestik.

“Kami berhasil memanfaatkan momentum konsumsi domestik secara optimal. Kinerja perseroan di tahun 2025 merupakan hasil dari sinergi seluruh unit kerja dalam mengimplementasikan berbagai inisiatif strategis,” ujar Hardianto dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Laba Naik 10,1 Persen, Penjualan Tembus Rp13,1 Triliun

Sepanjang 2025, Garudafood membukukan laba bersih sebesar Rp756,2 miliar, tumbuh 10,1 persen (yoy) dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, penjualan perseroan meningkat 7,2 persen (yoy) menjadi Rp13,1 triliun dari Rp12,2 triliun pada 2024.

Penjualan domestik masih menjadi penopang utama dengan kontribusi 97,2 persen terhadap total pendapatan, didukung penguatan distribusi, program value creation program (VCP), serta permintaan stabil pada produk utama seperti Ready to Serve (RTS), biskuit, serta kategori dairy seperti keju dan susu.

Dalam kesempatan yang sama, Garudafood juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang menyetujui pengangkatan E. Maurits Klavert sebagai Komisaris Independen menggantikan Dorodjatun Kuntjoro Jakti.

Manajemen menyampaikan apresiasi atas kontribusi komisaris sebelumnya serta berharap pengangkatan baru dapat memperkuat fungsi pengawasan perusahaan.

“Bergabungnya E. Maurits Klavert diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan serta membawa Garudafood melangkah lebih jauh dalam peta persaingan industri FMCG,” ujar Hardianto.

Menghadapi 2026, Garudafood menargetkan pertumbuhan seiring proyeksi konsumsi domestik yang diperkirakan berada di kisaran 5,0 hingga 5,4 persen (yoy).

Perseroan menyiapkan sejumlah strategi, termasuk diversifikasi bahan baku, transformasi digital, serta penguatan komitmen terhadap aspek keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG).

Langkah ini diharapkan dapat menjaga daya saing perusahaan di tengah fluktuasi harga komoditas global dan dinamika industri makanan dan minuman. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya