Kinerja 2016 Positif, BPJS Ketenagakerjaan kian Optimistis

Tesa Oktiana Surbakti
18/1/2017 17:35
Kinerja 2016 Positif, BPJS Ketenagakerjaan kian Optimistis
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

BPJS Ketenagakerjaan berhasil mengumpulkan kepesertaan aktif hingga mencapai 22.6 juta orang atau 103% dari target 2016. Total iuran yang dikumpulkan juga telah melebihi target yang ditetapkan yaitu Rp48,53 triliun atau 114% dari target 2016.

"Kami berupaya meningkatkan perlindungan kepada seluruh pekerja baik penerima upah (PU) dan bukan penerima upah (BPU). Juga bekerja sama dengan berbagai stakeholder baik pemerintah dan swasta, serikat pekerja, asosiasi pengusaha, bahkan masyarakat umum untuk meningkatkan kepesertaan", ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dalam keterangan resmi, Selasa (18/1).

Agus menambahkan kepesertaan sektor BPU meningkat signifikan sebanyak 378% dari tahun sebelumnya atau mencapai 1,37 juta peserta. Pencapaian itu juga melebihi target 2016 atau mencapai 226%.

Dari sisi pembayaran manfaat pada 2016, BPJS Ketenagakerjaan pun dapat memberikan pelayanan yang optimal dengan besaran klaim masih di bawah yang ditargetkan.

"Klaim yang dibayarkan pada Desember 2016 mencapai Rp20,06 triliun atau 77% dari estimasi. Klaim terbesar berasal dari Jaminan Hari Tua (JHT) yang mencapai Rp18,6 triliun dari 2,2 juta kasus. Namun secara keseluruhan claim ratio kami sangat terkendali," tambah Agus.

Sementara itu dari sisi dana kelolaan, Agus menjelaskan dana yang terkumpul mencapai Rp260,54 triliun dengan tingkat pengembalian investasi 9,43%. Hal itu telah melebihi target dana investasi yang ditetapkan untuk 2016 alias 106% dari target.

"Tren pencapaian yang diraih pada 2016 meningkat ketimbang tahun sebelumnya, seperti peningkatan kepesertaan aktif yang mencapai 17% dan penerimaan iuran 35% lebih besar dibanding tahun 2015 dengan dana investasi yang juga meningkat 26% dari tahun sebelumnya," ungkap Agus.

Untuk 2017 ini, target yang ditetapkan ditingkatkan dari tahun sebelumnya. Dari sisi kepesertaan, total tenaga kerja aktif pada 2017 ditargetkan 25,2 juta orang, meningkat 11% dari 2016. Sementara iuran ditargetkan Rp55,37 triliun dan dana kelolaan targetnya Rp297 triliun.

"Kami optimis, dengan kerja keras dan cerdas serta kolaborasi yang lebih baik dengan berbagai pihak, dan didukung kondisi perekonomian tahun 2017 yang semakin baik, kami akan mampu mencapai target kepesertaan aktif lebih dari 25 juta orang," pungkasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya