Perkuat Jaringan dan Pembiayaan Armada dengan Buka Rute Baru ke Tiongkok

Naufal Zuhdi
17/4/2026 22:31
Perkuat Jaringan dan Pembiayaan Armada dengan Buka Rute Baru ke Tiongkok
Maskapai Vietjet membuka lima rute baru dari Vietnam ke Tiongkok.(Dok Vietjet)

MASKAPAI asal Vietnam, Vietjet, memperluas jaringan internasional dengan membuka lima rute baru yang menghubungkan Vietnam dan Tiongkok. Hal itu dilakukan di tengah meningkatnya permintaan perjalanan di kawasan Asia-Pasifik.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam ajang Investment Cooperation Conference di Beijing, bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Vietnam To Lam ke Tiongkok atas undangan Presiden Xi Jinping.

Lima rute baru tersebut meliputi Hanoi-Hangzhou, Hanoi-Enshi, Hanoi-Huangshan, Ho Chi Minh City-Guilin, serta Ho Chi Minh City-Huangshan. Dua di antaranya, yakni Hanoi-Enshi dan Ho Chi Minh City-Guilin, telah mulai beroperasi sejak awal April 2026.

Ekspansi ini memperkuat posisi Vietnam sebagai hub regional, sekaligus membuka akses lebih luas bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia, untuk menjangkau berbagai kota di Tiongkok melalui jaringan Vietjet.

Selama lebih dari satu dekade, Vietjet telah mengoperasikan 131 rute antara Vietnam dan Tiongkok, dengan hampir 70.000 penerbangan dan melayani sekitar 14,5 juta penumpang. Jaringan tersebut mencakup 55 kota di Tiongkok yang terhubung dengan destinasi utama di Vietnam.

Di sisi lain, ekspansi jaringan ini diiringi penguatan strategi pembiayaan armada. Vietjet menandatangani kerja sama dengan SPDB Financial Leasing untuk pembiayaan hingga 10 unit pesawat COMAC C909 melalui skema operating lease.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya diversifikasi sumber pembiayaan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

Selain itu, Vietjet juga menjalin kolaborasi dengan AVIC Cabin Systems untuk pengembangan interior pesawat dan penguatan industri pendukung aviasi. Kerja sama ini mencakup penguatan rantai pasok lokal serta transfer teknologi melalui kemitraan dengan Jiatai.

Chairwoman Vietjet, Nguyen Thi Phuong Thao, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghadapi dinamika industri penerbangan global.

“Kolaborasi antara Vietjet dan para mitra di Tiongkok membuka peluang pengembangan baru, tidak hanya bagi bisnis, tetapi juga bagi ekosistem ekonomi kedua negara secara luas,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, COMAC University menganugerahkan gelar Distinguished Professor kepada Nguyen Thi Phuong Thao sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pengembangan riset dan teknologi penerbangan.

Dengan ekspansi rute serta penguatan kemitraan di bidang pembiayaan dan teknologi, Vietjet kian mempertegas perannya sebagai penghubung utama di kawasan Asia-Pasifik. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya