Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PLATFORM investasi di Asia Tenggara, PT Metro Timur Indonusa, menjalin kemitraan dengan perusahaan teknologi keuangan cerdas global, Slickorps Ventures. Kedua belah pihak bekerja sama untuk mendorong penerapan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada sektor keuangan Asia Tenggara.
Slickorps Ventures akan memperkenalkan teknologi perdagangan kuantitatif AI dan sistem manajemen risiko cerdas yang telah matang ke pasar Asia Tenggara. Sistem teknologi perusahaan ini sudah terbukti di berbagai pasar yang sudah maju, mencakup modul inti seperti pengembangan strategi kuantitatif, sistem manajemen risiko real-time, dan arsitektur perdagangan berkinerja tinggi.
Marketing Manager PT Metro Timur Indonusa Bagoes Wicaksono menyatakan kecerdasan buatan (AI) sedang berkembang dari sekadar alat menuju inti sektor keuangan. Pihaknya tidak hanya fokus pada penerapan teknologi, tetapi juga pada pembentukan ekosistem aplikasi yang stabil dan berkelanjutan di pasar lokal.
"Kerja sama dengan Slickorps Ventures merupakan pilihan strategis berdasarkan pertimbangan jangka panjang, yang akan secara sistematis mempercepat pendalaman kemampuan AI pada sektor keuangan di Asia Tenggara," kata Bagoes, Rabu (15/4/2026).
Ia menyampaikan melalui kolaborasi teknologi global seperti ini, PT Metro Timur Indonusa berkomitmen terus memperkenalkan kemampuan inti yang memiliki nilai jangka panjang dalam ekosistem teknologi finansial di Asia Tenggara, serta mendorongnya menuju perkembangan lebih matang dan kompetitif di tingkat internasional.
Chief Operating Officer Slickorps Ventures Miller Acosta menyebutkan pasar Asia Tenggara memiliki struktur keuangan unik, potensi pertumbuhan tinggi, dan ekosistem inovasi yang aktif.
"Kami harap melalui kerja sama mendalam dengan PT Metro Timur Indonusa, teknologi AI pada sektor keuangan yang telah terbukti di pasar global dapat diterapkan secara lokal, serta bersama mitra regional menjelajahi model pengembangan jangka panjang berkelanjutan," terangnya.
Ia menerangkan dalam perencanaan konkret, kerja sama ini akan mencakup dua arah utama yaitu adaptasi teknologi lokal dan pembangunan ekosistem talenta.
Kedua pihak berencana mendorong dukungan pengembangan bersama di pasar utama Asia Tenggara, serta bekerja sama dengan perguruan tinggi lokal dan lembaga profesional untuk melatih talenta praktis bidang keuangan kuantitatif dan teknologi AI.
Selain itu, kerja sama ini akan memperhatikan perkembangan lingkungan kepatuhan di kawasan ini dan mengeksplorasi solusi teknologi yang sesuai dengan persyaratan regulasi lokal guna memberikan dukungan kepada tim startup.
Kedua pihak berpendapat sektor teknologi finansial di Asia Tenggara sedang memasuki tahap baru, yaitu beralih dari ekspansi lalu lintas menuju pembangunan kemampuan teknologi.
Proses digitalisasi yang dipercepat dan penyempurnaan kerangka regulasi menciptakan kondisi yang memungkinkan penerapan AI di sektor keuangan. Namun, hal ini memerlukan pengembangan simultan di bidang teknologi, talenta, dan sistem kepatuhan.
"Ke depannya, kedua pihak akan terus mengeksplorasi penerapan praktis AI dalam sektor keuangan serta mengoptimalkan jalur kerja sama berdasarkan umpan balik dari pasar," pungkasnya. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved