Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OMANCIO Ortega, bos dari merek Zara, menjadi satu-satunya orang yang masuk ke dalam daftar peningkatan kekayaan terbesar tahun 2023 yang bukan berasal dari sektor teknologi. Daftar tersebut menempatkan Ortega sebagai orang terkaya ke-14 di dunia pada 2023 menurut Bloomberg.
Meskipun menjalankan perusahaan ritel fashion yang besar, Ortega sangat menjaga privasinya. Tidak ada foto publik Ortega dari tahun 1999 hingga 2012 lalu. Bahkan, Ortega hanya pernah memberikan wawancara kepada tiga jurnalis.
Ortega dilahirkan di Spanyol pada 1936 dan tumbuh dalam keluarga yang sederhana. Ia mulai membuat pakaian bersama saudara-saudaranya pada awal tahun 1960-an dan mendirikan toko Zara pertama pada 1975 di La Coruña, Spanyol.
Pada 1985, Ortega menggabungkan Zara ke dalam perusahaan induk bernama Inditex yang kini menjadi peritel pakaian terbesar di dunia. Zara masuk ke dalam portofolio Inditex sebagai merek fashion yang paling terkenal dan sukses dengan ribuan toko di puluhan negara.
Meskipun telah memiliki merek fashion sukses, Ortega menolak untuk memiliki kantor pribadi dan memilih duduk bersama para desainer dan ahli kain di kantor pusat Zara. Beberapa laporan lain juga mengatakan bahwa Ortega kerap makan siang dengan para karyawannya di kantin perusahaan.
Ortega mulai membeli aset properti pada 2011 dengan membeli gedung pencakar langit tertinggi di Madrid seharga US$536 juta. Lima tahun setelahnya, Ortega kembali membeli gedung pencakar langit Menara Cepsa di Madrid dan berinvestasi di Epic Residences and Hotel di Miami.
Di New York, Ortega tercatat membeli gedung megah dan bersejarah di 490 Broadway serta properti hotel di kawasan 70 Park Avenue di Murray Hill. Ortega juga membeli seluruh blok properti utama di Miami Beach pada tahun yang sama.
Tidak hanya di Amerika, Ortega dilaporkan membeli gedung perkantoran di lingkungan Mayfair, London yang berbatasan dengan Hyde Park dan kawasan Oxford Street.
Yang paling baru, Ortega secara tunai membeli gedung Canada Post di Vancouver, Kanada. Hal ini menandai pembelian properti ke-13 oleh bos Zara ini.
Forbes mencatat bahwa Ortega telah membeli tujuh gedung perkantoran, dua hotel, dua properti industri, kompleks ritel mewah, serta menara apartemen. Kekayaan ini juga ditambah dengan 49% saham di operator pelabuhan besar Inggris.
Ortega tidak hanya menjadi penguasa properti terkaya di dunia, tetapi juga cerdik dalam mengelola pajaknya. Ia berhasil menghemat sekitar $800 juta selama 25 tahun dengan menginvestasikan kembali dividennya ke pelabuhan, ladang tenaga surya dan angin, perusahaan telekomunikasi dan infrastruktur, serta puluhan properti.
Ortega berhasil menghindari pajak dividen di Spanyol karena kepemilikan saham di Inditex melalui Pontegadea dan bukan secara langsung. Ia hanya membayar 1,25% atas dividen tahunan tersebut alih-alih membayar pajak sebesar 30%.
Secara keseluruhan, dengan strategi Ortega dalam mengelola pajak tersebut, ia telah menghemat sekitar US$7 miliar dalam pajak dividen selama 25 tahun terakhir. (Forbes/South China Morning Post/Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved