Peminat Transportasi Online di Indonesia Masih Tinggi

Putri Rosmalia Octaviyani
14/4/2026 19:14
Peminat Transportasi Online di Indonesia Masih Tinggi
Ilustrasi transportasi online.(Dok. Indrive)

MINAT masyarakat Indonesia melakukan mobilitas dengan aplikasi ride-hailing atau transportasi online disebut masih tinggi. Hal itu disebut terlihat dari pertumbuhan pengguna aplikasi ride-hailing.

Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo, mengatakan, pihaknya mencatatkan adanya peningkatan pengguna hingga dua digit pada 2026 dibanding 2025 di Indonesia.  Hal itu mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap layanan yang transparan dan memberi kebebasan memilih bagi konsumen.

Selain itu, menurut laporan dari Sensor Tower State of Mobile 2026, seiring pesatnya pertumbuhan industri transportasi digital, inDrive mempertahankan posisinya sebagai aplikasi ride-hailing dengan unduhan terbanyak kedua di dunia selama empat tahun berturut-turut. Selain itu, juga berhasil naik ke peringkat keempat sebagai aplikasi paling banyak diunduh secara global dalam kategori travel, dari posisi kelima pada tahun sebelumnya.

"Ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan penggunaan aplikasi di berbagai negara, termasuk di pasar berkembang seperti Indonesia," kata Rio, dalam keterangan resminya, Selasa, (14/4).

Sejak diluncurkan, aplikasi inDrive telah diunduh lebih dari 400 juta kali dan kini hadir di lebih dari 1.000 kota di 48 negara. Dengan model harga berbasis negosiasi langsung antara pengemudi dan penumpang, aplikasi tersebut menawarkan pendekatan yang lebih transparan dan adil, sehingga memberikan fleksibilitas bagi kedua belah pihak.

"Kami akan terus menghadirkan layanan yang adil dan transparan, sekaligus memberikan pilihan yang lebih fleksibel bagi pengguna dan mitra pengemudi, sesuai dengan kebutuhan pasar lokal," katanya.

Laporan Sensor Tower juga menunjukkan bahwa tren super app semakin menjadi pendorong utama pertumbuhan industri ride-hailing, terutama di pasar berkembang. Hal itu dikatakan Rio sejalan dengan strategi yang mereka gunakan, yakni terus beradaptasi dengan kebutuhan pengguna lokal sekaligus memberikan nilai tambah dalam penggunaan sehari-hari.

Selain itu, pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan analitik lanjutan turut mendukung peningkatan pengalaman pengguna, mulai dari estimasi waktu perjalanan yang lebih akurat hingga layanan yang lebih personal. Karena itu, mereka juga terus memperluas layanan dengan menghadirkan berbagai fitur tambahan seperti transportasi antar kota, layanan kurir, pengantaran bahan pokok, hingga layanan keuangan, sebagai bagian dari transformasi menuju super app yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari pengguna dalam satu platform. (H-3)
.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya