Daftar Kandidat Terkuat Satoshi Nakamoto: Siapa Pencipta Bitcoin?

Media Indonesia
10/4/2026 14:56
Daftar Kandidat Terkuat Satoshi Nakamoto: Siapa Pencipta Bitcoin?
Ilustrasi.(Sosial media X)

SEJAK kemunculan whitepaper Bitcoin pada tahun 2008, dunia finansial global berubah selamanya. Namun, di balik revolusi teknologi blockchain ini, tersimpan satu misteri besar yang belum terpecahkan: Siapakah sebenarnya Satoshi Nakamoto? Nama tersebut diyakini sebagai samaran bagi individu atau kelompok yang merancang protokol Bitcoin.

Hingga saat ini, identitas asli Satoshi tetap tersembunyi. Namun, komunitas kripto dan peneliti telah mengidentifikasi beberapa nama yang dianggap memiliki kecocokan teknis, ideologis, dan linguistik dengan sang pencipta. Berikut adalah daftar kandidat terkuat yang sering dikaitkan dengan identitas Satoshi Nakamoto.

1. Hal Finney: Penerima Transaksi Bitcoin Pertama

Hal Finney adalah seorang kriptografer ulung dan orang pertama yang menjalankan perangkat lunak Bitcoin setelah Satoshi. Ia juga merupakan penerima transaksi Bitcoin pertama di dunia langsung dari Nakamoto pada Januari 2009.

  • Argumen Pendukung: Finney memiliki kemampuan pemrograman yang luar biasa dan merupakan pionir dalam sistem reusable proof-of-work. Secara kebetulan, ia tinggal hanya beberapa blok dari seorang pria bernama Dorian Satoshi Nakamoto.
  • Argumen Penyangah: Finney secara konsisten membantah bahwa dirinya adalah Satoshi hingga akhir hayatnya pada tahun 2014. Ia bahkan menunjukkan bukti korespondensi email antara dirinya dan Satoshi.

2. Nick Szabo: Pencetus Konsep Bit Gold

Banyak pakar meyakini bahwa Nick Szabo adalah kandidat yang paling mendekati profil Satoshi. Szabo adalah ilmuwan komputer yang menciptakan konsep "Bit Gold" pada tahun 1998, yang secara struktur sangat mirip dengan arsitektur Bitcoin.

  • Argumen Pendukung: Analisis linguistik terhadap tulisan Szabo menunjukkan kemiripan yang luar biasa dengan gaya penulisan whitepaper Bitcoin. Selain itu, ia memiliki pemahaman mendalam tentang hukum, perbankan, dan kriptografi.
  • Argumen Penyangah: Szabo telah berulang kali membantah klaim tersebut, meskipun ia mengakui bahwa ide-idenya memang menjadi fondasi bagi terciptanya Bitcoin.

3. Adam Back: Penemu Hashcash

Adam Back adalah CEO Blockstream dan pencipta Hashcash, sistem proof-of-work yang digunakan dalam penambangan Bitcoin. Ia adalah salah satu dari sedikit orang yang namanya dikutip langsung dalam whitepaper Bitcoin.

  • Argumen Pendukung: Keahlian teknisnya sangat relevan. Beberapa teori konspirasi menyebutkan bahwa gaya penulisan dan penggunaan spasi ganda dalam email Satoshi mirip dengan kebiasaan penulisan Back.
  • Argumen Penyangah: Back secara tegas membantah keterlibatannya sebagai Satoshi dan menyatakan bahwa ia baru mulai tertarik kembali pada Bitcoin setelah proyek tersebut berjalan.

4. Craig Wright: Sosok yang Mengaku sebagai Satoshi

Berbeda dengan kandidat lain yang menghindar, ilmuwan komputer asal Australia, Craig Wright, secara terbuka mengklaim dirinya sebagai Satoshi Nakamoto sejak tahun 2016.

Catatan Redaksi: Klaim Craig Wright telah memicu perdebatan hukum yang panjang. Pada Maret 2024, Pengadilan Tinggi Inggris memutuskan bahwa bukti-bukti yang diajukan Wright tidak cukup kuat dan menyatakan bahwa ia bukan pencipta Bitcoin.

5. Dorian Nakamoto: Kesalahan Identitas yang Viral

Pada tahun 2014, majalah Newsweek merilis laporan utama yang mengklaim telah menemukan Satoshi dalam diri seorang pria keturunan Jepang-Amerika bernama Dorian Prentice Satoshi Nakamoto yang tinggal di California.

Namun, Dorian membantah keras laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa ia salah memahami pertanyaan wartawan dan mengira mereka bertanya tentang pekerjaan rahasianya di masa lalu sebagai kontraktor pertahanan. Tak lama setelah berita itu viral, akun asli Satoshi Nakamoto di forum P2P Foundation memposting pesan singkat: "I am not Dorian Nakamoto."

Kesimpulan: Mengapa Anonimitas Itu Penting?

Hingga saat ini, data mengenai identitas asli Satoshi Nakamoto masih dalam tahap validasi oleh sejarah. Banyak yang berpendapat bahwa anonimitas Satoshi adalah fitur, bukan bug. Tanpa sosok pemimpin tunggal, Bitcoin benar-benar menjadi aset yang terdesentralisasi dan tidak dapat diintervensi oleh otoritas mana pun, termasuk dalam konversi nilai terhadap Mata Uang Rupiah atau mata uang global lainnya.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Satoshi Nakamoto

Berapa banyak Bitcoin yang dimiliki Satoshi? Diperkirakan Satoshi memiliki sekitar 1,1 juta BTC yang tersebar di ribuan dompet digital yang tidak pernah tersentuh.
Apakah Satoshi Nakamoto masih hidup? Tidak ada bukti pasti. Jika ia masih hidup, ia akan menjadi salah satu orang terkaya di dunia.
Kapan Satoshi terakhir kali aktif? Pesan terakhir Satoshi kepada pengembang Bitcoin dikirim pada April 2011, menyatakan bahwa ia telah "beralih ke hal lain".



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya