Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK masyarakat yang mengira bahwa uang kertas Rupiah terbuat dari bubuk kayu sebagaimana kertas tulis pada umumnya. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa uang kertas Rupiah tetap kuat dan tidak mudah hancur meski tidak sengaja terendam air atau tercuci di dalam saku pakaian? Jawabannya terletak pada bahan bakunya yang sangat khusus.
Berdasarkan informasi resmi dari Bank Indonesia, bahan utama pembuatan uang kertas Rupiah bukanlah kertas dari selulosa kayu, melainkan serat kapas. Penggunaan serat kapas ini memiliki alasan fungsional yang sangat krusial bagi ketahanan mata uang.
Serat kapas dipilih karena memiliki fleksibilitas yang tinggi, tidak mudah sobek, dan tahan terhadap tarikan serta lipatan yang ekstrem. Hal inilah yang membuat uang kertas Rupiah terasa lebih lentur dan memiliki tekstur yang berbeda dibandingkan kertas biasa.
Pemilihan serat kapas sebagai bahan dasar Mata Uang Rupiah didasarkan pada beberapa keunggulan berikut:
Selain serat kapas, dalam proses pembuatannya, Bank Indonesia juga menambahkan berbagai unsur pengaman yang menyatu dengan bahan tersebut, di antaranya:
| Fitur | Deskripsi |
|---|---|
| Watermark | Gambar pahlawan yang terlihat jika diterawang ke arah cahaya. |
| Electrotype | Variasi dari watermark yang terlihat lebih terang. |
| Benang Pengaman | Ditanam di tengah ketebalan bahan sehingga tampak seperti garis melintang. |
Uang kertas Rupiah adalah produk teknologi tinggi yang dirancang untuk tahan lama dan sulit dipalsukan. Dengan menggunakan serat kapas berkualitas tinggi, Bank Indonesia memastikan bahwa alat pembayaran sah kita memiliki standar fisik yang kuat untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari. (H-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved