Dealer Mobil Brand Jepang Perlahan Tutup, Menperin Buka Suara

Naufal Zuhdi
09/4/2026 16:39
Dealer Mobil Brand Jepang Perlahan Tutup, Menperin Buka Suara
ilustrasi.(MI)

MENTERI Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita turut buka suara terkait dengan banyaknya dealer mobil dari brand Jepang yang sedikit demi sedikit mulai menutup operasionalnya. Agus mengatakan, hal ini menjadi tantangan sendiri bagi brand mobil Jepang karena saat ini target pasar telah berubah.

“Saya kira itu juga menjadi tantangan bagi brand Jepang, karena semuanya berkaitan dengan market. Mereka harus bisa menyesuaikan dengan apa yang menjadi keinginan pasar,” ujar Agus saat ditemui di Jakarta, Kamis (9/4).

Ia menegaskan, pemerintah Indonesia tengah mengakselerasi peralihan ke kendaraan listrik, baik untuk roda dua maupun roda empat, termasuk kendaraan komersial seperti truk dan bus. Pergeseran kebijakan (policy shifting) ini dinilai akan berlangsung lebih cepat dari sebelumnya.

“Produsen Jepang harus mulai membaca bahwa kebijakan kita akan shifting lebih cepat kepada penggunaan kendaraan berbasis EV,” tegasnya.

Agus menambahkan, dinamika geopolitik global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah, memberikan pelajaran penting terkait ketahanan energi nasional. Ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dinilai menjadi risiko yang harus segera dikurangi.

“Lesson learned dari konflik di Middle East ini adalah ketahanan energi kita. Kita harus mendesain produksi yang sesedikit mungkin berbasis fosil,” katanya.

Ia menegaskan, arahan Presiden sudah jelas agar Indonesia segera beralih penuh ke kendaraan listrik dalam jangka panjang. Karena itu, seluruh pelaku industri, termasuk produsen Jepang, diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam mendukung transformasi tersebut.

“Kita akan shifting ke sana, dan ini arahan langsung dari Presiden agar kita bisa segera full pada EV, baik motor, mobil, truk, maupun bus,” pungkasnya. (Fal/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya