Pemerintah Kebut Bentuk Tim Adhoc Proyek Patimban

Adhi M Daryono
16/1/2017 14:05
Pemerintah Kebut Bentuk Tim Adhoc Proyek Patimban
(ANTARA)

SETELAH kunjungan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe ke Indonesia, pemerintah ingin mempercepat proses kerja sama dan investasi pembangunan infrastruktur dengan negeri sakura tersebut. Teritama untuk pembangunan Pelabuhan Patimban dan revitalisasi jalur kerta Jakarta-Surabaya dengan kereta semicepat.

Untuk proyek pelabuhan Patimban, pemerintah segera membuat tim ad hoc sebagai awal dari pembentukan perusahaan patungan yang nantinya akan mengelola dan membangun pelabuhan Patimban. Tim itu diharapkan bisa memberi tuntunan progress proyek.

"Sementara ini kami akan membuat panitia ad hoc yang kelembagaannya satuan kerja selain dari Kementerian Perhubungan juga rekrut profesional yang mengerti tentang harbour dan kemaritiman, legal, bisnis martiim,"ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi seusai rakor di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta , Senin (16/1).

Budi mengatakan selanjutnya pembentukan perusahaan patungan akan ditenderkan bagi swasta dan BUMN dari pihak Indonesia, serta satu dari pihak Jepang.

"Perusahaan itu dari awal kita yang minta. Kita ingin perusahaan patungan itu ada dulu segera supaya perusahaan yang ditugaskan memberikan satu visi misi dan kontribusi kepada kita itu jangan lari dari syarat-syarat umum pengembangan fasilitas," jelas Budi.

Budi menargetkan akhir tahun ini pembangunan konstruksi pelabuhan Patimban sudah dimulai. "Kami minta akhir 2017 sudah mulai konstruksi. Karena kita ingin, tahap awal di 2019 itu sudah mulai dilakukan operasi tahap awal. Percepatan proyek itu penting, karena itu akan memberikan manfaat atau return yang lebih cepat,"ujar Budi.

Terkait dengan kontrak pengerjaannya Budi mengharapkan semester II 2017 bisa dirampungkan. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya