Kinerja Krom Bank 2025 Melonjak, Aset Tumbuh 84% Didukung Ekspansi Kredit Digital

Putri Anisa Yuliani
07/4/2026 03:17
Kinerja Krom Bank 2025 Melonjak, Aset Tumbuh 84% Didukung Ekspansi Kredit Digital
Sepanjang 2025, total aset Krom Bank mencapai Rp12,21 triliun, meningkat 84% secara tahunan (yoy) dibandingkan Rp6,65 triliun pada 2024.(Dok. Krom Bank Indonesia)

PT Krom Bank Indonesia Tbk (IDX: BBSI) mencatatkan performa bisnis yang solid sepanjang tahun buku 2025 yang berakhir pada 31 Desember 2025. Bank digital ini menunjukkan pertumbuhan signifikan di berbagai lini, mempertegas posisinya sebagai salah satu institusi perbankan digital terpercaya di Indonesia.

Sepanjang 2025, total aset Krom Bank mencapai Rp12,21 triliun, meningkat 84% secara tahunan (yoy) dibandingkan Rp6,65 triliun pada 2024. Lonjakan ini terutama ditopang oleh ekspansi penyaluran kredit yang agresif serta strategi pengembangan layanan keuangan digital yang inovatif dan mudah diakses.

Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam beradaptasi dengan kebutuhan pasar.

"Pencapaian ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam berinovasi dan memahami kebutuhan nasabah. Kami bersyukur atas kinerja positif yang berhasil diraih sepanjang 2025. Ini menjadi bukti bahwa transformasi digital di sektor perbankan terus mendapatkan respons yang baik dari masyarakat," ujarnya.

Seiring pertumbuhan aset, liabilitas perusahaan juga meningkat tajam, didorong oleh kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK). Hingga akhir 2025, DPK tercatat sebesar Rp8,39 triliun atau tumbuh 165% (yoy) dari Rp3,15 triliun pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan digital, sekaligus keberhasilan Krom Bank dalam menghadirkan pengalaman pengguna yang cepat, aman, dan efisien.

Kinerja operasional Krom Bank juga tecermin dari peningkatan pendapatan bunga bersih (audited) sebesar 92% (yoy) menjadi Rp1,85 triliun, dari sebelumnya Rp965 miliar di 2024.

Di sisi lain, penyaluran kredit mencapai Rp8,63 triliun atau naik 103% dibandingkan Rp4,24 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menunjukkan efektivitas strategi ekspansi kredit yang dijalankan perusahaan.

Anton Hermawan juga menyoroti peran produk unggulan dalam mendukung pertumbuhan tersebut.

"Melalui produk unggulan kami yaitu Tabungan, Krom Max, dan Krom Flex, kami menawarkan alternatif investasi yang lebih stabil dan terjangkau. Dengan skema return tetap dan kompetitif, instrumen ini memberikan kepastian imbal hasil dan menjadi pilihan rasional bagi masyarakat yang ingin mengelola aset dengan risiko yang lebih terkendali di fase ekonomi seperti saat ini." kata Anton.

Dari sisi profitabilitas, laba bersih Krom Bank meningkat menjadi Rp143 miliar pada 2025, atau tumbuh 16% dibandingkan Rp124 miliar pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba ini didorong oleh ekspansi kredit yang kuat serta optimalisasi strategi channeling bersama mitra. Krom Bank juga mencatatkan tren laba positif secara konsisten sejak proses akuisisi pada 2022.

Untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan, Krom Bank terus meningkatkan kapabilitas teknologi dan sistem keamanan. Perusahaan telah mengantongi sertifikasi internasional ISO/IEC 27001 untuk sistem manajemen keamanan informasi serta ISO/IEC 27701 untuk pengelolaan privasi data.

Langkah ini menegaskan komitmen bank dalam menjaga keamanan data nasabah sekaligus meningkatkan kualitas layanan digital, termasuk melalui peluncuran fitur-fitur baru yang mempermudah transaksi dan pengelolaan keuangan.

Krom Bank juga aktif memperluas inklusi keuangan dengan menjangkau segmen masyarakat yang belum terlayani optimal oleh perbankan konvensional. Pendekatan digital-first memungkinkan penyediaan layanan yang lebih efisien dan inklusif.

Memasuki 2026, Krom Bank optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif. Perusahaan berkomitmen untuk terus berinovasi, memperluas ekosistem digital, serta memperkuat kolaborasi strategis guna mendorong pertumbuhan berkelanjutan. (Put/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya