Data Ekonomi Kurang Cerah, Wall Street Tertekan

Antara
29/12/2016 09:18
Data Ekonomi Kurang Cerah, Wall Street Tertekan
(AP Photo/Richard Drew)

SAHAM-saham di Wall Street menghapus keuntungan awal menjadi berakhir lebih rendah pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena data penjualan pending home (rumah yang pengurusannya belum selesai) di Amerika Serikat jauh lebih buruk dari perkiraan.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 111,36 poin atau 0,56% menjadi ditutup pada 19.833,68 poin. Indeks S&P 500 merosot 18,96 poin atau 0,84% menjadi berakhir di 2.249,92 poin, dan indeks komposit Nasdaq kehilangan 48,89 poin atau 0,89% menjadi 5.438,56 poin.

Menurut National Association of Realtors, penjualan pending home jatuh pada November ke level terendah dalam hampir satu tahun, karena keterbatsan pasokan dan kenaikan cepat suku bunga hipotek (KPR) membuat putus asa beberapa calon pembeli.

Indeks penjualan pending home turun 2,5% dari angka Oktober 110,0 menjadi 107,3 pada November, jauh di bawah konsensus pasar naik 0,5%. Di sisi lain, investor menjadi berhati-hati setelah keuntungan kuat baru-baru ini sehingga Dow mendekati angka psikologis 20.000 poin.

Sementara itu, ekuitas Eropa ditutup bervariasi sempit pada Rabu dalam perdagangan yang kurang meriah. Indeks acuan Jerman, DAX di Bursa Efek Frankfurt naik tipis 0,02%, sedangkan indeks CAC 40 Prancis turun tipis 0,01%.

Adapun di Asia, saham Tokyo sedikit berubah pada Rabu dalam perdagangan yang lesu sebelum akhir tahun. Indeks Nikkei-225 turun tipis 0,01% menjadi 19.401,72 poin. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya