Pertamina Jamin Pasokan BBM dan Gas Aman

Fetry Wuryasti
23/12/2016 19:16
Pertamina Jamin Pasokan BBM dan Gas Aman
(ANTARA)

PT Pertamina (Persero) menjamin pasokan BBM dan LPG selama Hari Raya Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, aman. Untuk menghadapi libur akhir dan awal tahun tersebut Pertamina memproyeksikan konsumsi BBM dari berbagai produk akan naik 7% hingga 20%.

Vice President Detail Fuel Marketing Pertamina Afandi menyatakan peningkatan konsumsi tertinggi selama periode 22 Desember 2016 sampai 8 Januari 2017, terjadi pada BBM jenis Pertalite yang diperkirakan naik 20% dari konsumsi normal menjadi 34.481 kiloliter/hari.

Adapun, konsumsi Pertamax akan naik 15% menjadi 33.192 kiloliter/hari, Avtur naik 9,7% menjadi 12.430 kiloliter/hari. Premium diproyeksikan naik 7% menjadi 40.313 kiloliter/hari, sedangkan solar turun 3% menjadi 37.924 kiloliter/hari karena kebijakan larangan melintas untuk truk-truk angkutan barang selama masa libur.

"Kami memastikan stok BBM nasional saat ini berada pada level rata-rata di atas 22 hari dan menjamin selalu dipertahankan di level tersebut. Konsumsi BBM diperkirakan akan meningkat pesat dan diperkirakan puncaknya pada 23,24 dan 26 Desember serta 30, 31 Desember 2016 dan 2 Januari 2017," ujarnya pada konferensi pers Satgas BBM dan Pasokan BBM untuk Tahun Baru, di Jakarta, Jumat (23/12).

Untuk pengamanan stok BBM dan LPG selama Natal dan Tahun Baru, Pertamina telah membentuk Posko Satgas BBM dan LPG di Kantor Pusat dan seluruh kantor region Pertamina, mulai 19 Desember 2016 hingga 9 Januari 2017. Terminal BBM dan SPBU juga dipastikan beroperasi 24 jam, khususnya di jalur wisata atau pusat perayaan Natal dan Tahun Baru.

20 Mobil tangki isi BBM akan ditempatkan di rest area di jalur rawan kemacetan yang tidak memiliki SPBU dan contra flow bekerja sama dengan kepolisian untuk antisipasi stagnasi mobilitas mobil tangki BBM.

Di sisi lain, ketersediaan gas LPG juga ditingkatkan mengingat konsumsinya selama periode liburan akan meningkat 7% menjadi 22.889 metrik ton/hari. Ketahanan stok mencapai rata-rata 18 hari.

Untuk ketahanan pasokan LPG, Pertamina telah melakukan stock build up dan menambah alokasi LPG PSO dan non PSO sekitar 15%, khususnya di wilayah Sumatera Utara, Sulawesi Utara, NTT, dan Maluku-Papua. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya