Perkuat Patroli Laut, Kemenhub Tambah Dua Kapal

Micom
20/12/2016 16:11
Perkuat Patroli Laut, Kemenhub Tambah Dua Kapal
(ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

KEMENTERIAN Perhubungan menambah armada kapal patrolinya untuk beroperasi di perairan Indonesia. Dua kapal Patroli kelas II pesanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Priok telah bersandar di dermaga Pangkalan PLP Tanjung Priok, pada Sabtu (17/12) lalu.

Direktur KPLP Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Viktor Vikki Subroto mengatakan dua kapal patroli tersebut dibangun melalui kontrak pembangunan paket A dan paket B oleh galangan kapal PT Karimun Anugrah Sejati, Batam, pada 27 November 2015.

Kapal pertama KN Damaru P-214 diluncurkan pada 17 Oktober 2016 dan kapal kedua KN Jembio P-215 pada 18 Oktober 2016. Selanjutnya kedua kapal tersebut diuji coba pada 7 dan 8 Desember 2016.

Viktor mengemukakan, selain fungsi penjagaan keselamatan berlayar, kapal patroli juga dapat berfungsi sebagai kapal penyelamat untuk musibah pemadaman kebakaran kapal.

"Kapal dilengkapi dengan main fire pump dan water canon dengan daya jangkauan lebih kurang 100 meter," jelas Viktor di Jakarta, Sabtu (17/12).

Kedua kapal PLP menurut Viktor, ditempatkan di Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Tanjung Priok untuk memperkuat armada kapal patroli yang saat ini. "Di PLP Tanjung Priok sebelumnya terdapat 11 armada. Dengan dua tambahan kapal, maka menjadi 13 armada," jelasnya.

Dua kapal patroli kelas II ini, dijelaskan Viktor memiliki panjang keseluruhan (LOA) 44,50 meter, lebar 7, 80 meter, tinggi 4 meter. Draft 2,20 meter dengan mesin 2x1.900 HP serta kecepatan maksimum 24 knot. "Jarak jelajah dua kapal ini mencapai 1.500 NM dengan jumlah kru sebanyak 26 orang untuk masing-masing kapal," ujar Viktor.

Di tempat terpisah, Dirjen Perhubungan Laut Tonny Budiono menjelaskan penambahan armada kapal patroli itu akan memperkuat fungsi patroli laut KPLP di perairan Indonesia khususnya di wilayah kerja PLP Tanjung Priok. "Ini juga menunjukan eksistensi KPLP di bidang keselamatan, keamanan dan perlindungan lingkungan maritim," ujar Tonny.

Tonny berpesan kepada nakhoda dan para awak kapal negara untuk selalu menjaga keandalan kapal patroli agar selalu siap ketika benar-benar dibutuhkan untuk melakukan penyelamatan di laut. "Kapal patroli KPLP harus dapat diandalkan ketika ada kebutuhan penyelamatan di laut. Di sinilah fungsi KPLP sesungguhnya dilihat dan dirasakan masyarakat." (RO/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya