Suku Bunga Fed Naik, Pasar Merespons Merah

Fathia Nurul Haq
15/12/2016 12:47
Suku Bunga Fed Naik, Pasar Merespons Merah
(ANTARA)

SESUAI dengan prediksi pasar, Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan untuk melakukan penyesuaian sebesar 25 bps terhadap suku bunga acuannya (Federal Funds Rate/FFR) menjadi 0,5% sampai 0,75%.

"Hari ini, FOMC memutuskan untuk meningkatkan target kisaran untuk FFR 25 bps menjadi 0,5% hingga 0,75%. Pertimbangannya, para kolega dan saya menyadari kemajuan yang berarti yang telah dicapai perekonomian atas dua target yakni penyerapan tenaga kerja dan stabilitas harga," ujar Fed Chairwoman Janet Yellen dalam konferensi persnya dini hari tadi, atau Rabu (14/12) waktu New York.

Peningkatan suku bunga acuan AS itu tentu berpengaruh langsung terhadap Indonesia. Pagi ini rupiah dibuka di level Rp13.375 per US$, melemah 81 poin dari penutupan kemarin dan terus berfluktuasi hingga penutupan perdagangan sesi pertama. Gempuran juga terjadi pada indeks harga saham gabungan (IHSG) yang memerah sejak dibuka di level 5.230.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan pengesuaian suku bunga acuan ini telah diperhitungkan sejak awal tahun. Kendati begitu, pasar kemungkinan membaca besarnya potensi penyesuaian FFR lanjutan hingga 4 kali sepanjang tahun depan.

Penyesuaian tingkat bunga di AS menandai berakhirnya periode quantitative easing (QE) berpengaruh langsung pada likuiditas di negara-negara berkembang.

Sebelumnya, FFR pernah disesuaikan pada Desember tahun lalu yang sempat menekan rupiah hingga melampaui Rp14 ribu per USD lantaran ketidakpastian yang berkembang di pasar. (Federalreserve/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya