Sebagian Tol Becakayu Beroperasi Maret 2017

Dero Iqbal Mahendra
07/11/2016 16:31
Sebagian Tol Becakayu Beroperasi Maret 2017
(ANTARA)

JALAN tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) ruas Jakasampurna-Universitas Borobudur sepanjang 8 km ditargetkan akan beroperasi pada Maret 2017.

Target itu diungkapkan Presiden Joko Widodo saat meninjau ke lokasi pembangunan jalan tol tersebut bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarmo dan Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna.

"22 tahun (setelah mangkrak) kemudian dimulai lagi. Januari 2015 kita mulai kebut-kebutan, ini panjangnya 11 km, kanan-kiri berarti 22 km, dan akan kita selesaikan akhir 2017, tapi mungkin Maret yang 8 km bisa dipakai dulu. Saya ingin pastikan yang Maret itu, yang 8 km, karena penting sekali, kemacetan di sini sudah terlalu parah," tutur Presiden.

Presiden mengatakan keberadaan tol Bacakayu tentunya akan sangat efektif mengurangi kemacetan. Oleh sebab itu setelah mangkrak beberapa waktu lalu pemerintah memutuskan melanjutkan kembali. Pada praktiknya ada sejumlah penyesuaian desain, termasuk akan disambungkan dengan JORR.

"Ini nanti ditembuskan dengan JORR, memang plan dulunya tidak, tapi akan ditembuskan. Pembebasan lahan tidak ada masalah, karena pembebasan lahan saat ini, dengan adanya dana talangan jadi cepat banget, sangat cepat," tambah Presiden.

Sementara itu Menteri Basuki mengatakan bahwa saat ini progres pembangunan jalan tol Becakayu seksi I sudah mencapai 78%. "Maret (sepanjang 8 km) sudah bisa operasi. Untuk sisanya dari Universitas Borobudur-Pasar Gembrong sepanjang 3 km akan diselesaikan di akhir 2017," kata Basuki.

Hak konsesi Jalan Tol Becakayu dimiliki PT Kresna Kusuma Dyandra Marga selaku investor selama 45 tahun. Tol Becakayu memiliki total panjang 21,04 km terdiri dari 2 seksi yaitu Seksi I (Kasablanka-Jaka Sampurna) dan Seksi II (Jaka Sampurna-Duren Jaya).

Panjang Seksi I adalah 11 km, dan Seksi II 10,04 km. Untuk pembangunan seksi I saja biaya pembangunannya mencapai Rp5,7 triliun yang dikerjakan oleh kontraktor PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya