Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar mengungkapkan alasan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Sosial (Kemensos) mendapatkan opini 'tidak menyatakan pendapat' (TMP) atau disclaimer.
Harry mengatakan salah satu penyebab opini disclaimer di Kemenpora ialah sejumlah aset di kementerian yang belum dikembalikan ke negara. Sementara itu untuk Kemensos menyangkut bantuan sosial (bansos).
"Kalau Kemenpora soal beberapa aset. Saya belum mendapat laporan dari yang memeriksa apakah sudah dikembalikan atau belum. Sampai sekarang belum ada laporan. Kalau di Kemensos ada bantuan sosial yang menurut kami harus dibuat jelas pertanggungjawabannya, sekitar Rp300 miliar atau Rp600 miliar gitu," ujar Harry di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/10).
Secara terpisah, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menganggap bahwa penilaian disclaimer yang diberikan BPK itu menyangkut pemeriksaan keuangan pada periode sebelumnya. Sementara, sambung dia, untuk hasil pemeriksaan keuangan pada tahun anggaran ini belum keluar.
"Oh, itu saya rasa yang bulan Mei lalu. Kan ini belum turun pemeriksaan yang untuk anggaran tahun ini. Itu yang dulu Mei akhir atau Juni awal. Mungkin karena tadi ke Presiden jadi disampaikan ulang," ujarnya.
Ia menjelaskan dana bansos tidak pernah disalurkan dalam bentuk uang tunai. Khofifah juga mengaku bahwa selama ini pihaknya juga turun langsung mengawasi penggunaan anggaran di kementerian yang dipimpinnya.
"Semua pembayaran lewat rekening dan PT Pos. Jadi kalau tidak terserap pasti akan kembali. Tidak ada bansos yang kita kasih tunai," pungkasnya. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved