Bulog Dapat Jatah Impor Gula Mentah

Jessica Sihite
04/10/2016 15:45
Bulog Dapat Jatah Impor Gula Mentah
(ANTARA/Ari Bowo Sucipto)

PERUM Bulog mendapat jatah impor gula mentah (raw sugar) dari pemerintah sebesar 260 ribu ton. Impor tersebut merupakan bagian dari penugasan impor gula mentah sebesar 381 ton pada tahun ini.

Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan gula mentah itu diimpor untuk menjaga stabilisasi harga gula kristal putih (GKP) di pasaran. Saat ini, proses importisasi tengah berlangsung.

"Raw sugar 260 ribu ton sedang proses perjalanan. Itu izinnya sampai Desember karena diharapkan sampai pada saat masa giling tebu petani sudah berakhir," ucap Djarot ditemui di komplek DPD, Jakarta, Selasa (4/10).

Menurutnya, gula mentah dari Brasil itu akan mulai masuk ke Indonesia pada bulan ini. Nantinya, Bulog akan bekerja sama dengan swasta untuk menggiling gula mentah lantaran perusahaan pelat merah itu tidak memiliki pabrik gula.

Setelah menjadi GKP, Djarot mengatakan gula tersebut akan dijual ke pasar dengan harga yang ditentukan pemerintah, yakni Rp12.500 per kilogram. "Ini untuk meneruskan impor GKP. Jadi akan dijual Rp12.500 per kg," tukasnya.

Selain gula mentah, Bulog juga ditugasi mengimpor GKP sebanyak 100 ribu ton hingga Agustus lalu. Namun, Djarot menyatakan realisasi impor GKP hanya 84.900 ton. Dia beralasan kondisi stok GKP di dunia memang sedang menipis dan saat ini sedang masa giling tebu.

"Hanya masuk segitu. Tidak akan diteruskan karena waktu izinnya sudah habis. Kalau menunggu giling, lama lagi," ucapnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya