Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Anak usaha PT Barito Renewables Energy (BREN), yaitu Star Energy Group Holdings, telah menandatangani Amandemen Perjanjian Fasilitas dengan Bangkok Bank Public Company Limited, pada Senin (2/9) lalu.
Amandemen tersebut mengubah sejumlah ketentuan material seperti margin dari semula 4% di atas SOFR menjadi 2,50% di atas SOFR. Tanggal Pembayaran Akhir juga berubah menjadi 30 Agustus 2029, dari sebelumnya 14 Desember 2027.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan BREN, Merly, mengatakan amandemen itu membawa dampak positif terhadap kondisi dan kinerja keuangan perseroan, mengingat adanya penurunan margin dalam Amandemen Perjanjian Fasilitas.
Baca juga : Percepat Konektivitas Energi, ACE dan Kementerian ESDM akan Gelar ASEAN Energy Bussiness Forum
"Penurunan margin ini akan semakin memperkuat kesehatan keuangan perusahan. Hal ini merupakan bukti kepercayaan stakeholder terhadap komitmen perseroan dalam pengembangan bisnis di bidang energi terbarukan," ujar Merly melalui keterangan tertulis, Kamis (5/9).
Amandemen Perjanjian Fasilitas ini merupakan Amended and Restated atas Facilities Agreement senilai US$655.000.000 yang dibuat antara Star Energy Group Holdings dan Bangkok Bank pada 11 Desember 2022 silam.
Sebagai informasi, BREN adalah perusahaan energi terbarukan yang berkomitmen menyediakan solusi energi bersih dan berkelanjutan. Perusahaan turut mengemban peran penting dalam transisi Indonesia menuju lanskap energi yang lebih hijau dan ramah lingkungan. Anak perusahaan BREN, Star Energy Geothermal, saat ini mengoperasikan pembangkit listrik geothermal sebesar 886 MW.
Anak usaha itu sebelumnya sudah mengungkap Facilities Agreement US$655.000.000 berikut dokumen penjaminannya dalam prospektus Penawaran Umum Perdana Perseroan pada 3 Oktober 2023 silam. (Z-11)
PT Astra Agro Lestari Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2026 dengan pertumbuhan laba yang signifikan, didorong oleh efisiensi operasional dan pengendalian biaya.
Laba emiten properti melonjak 216,7% pada 2025, ditopang optimalisasi aset dan pendapatan berulang, serta membagikan dividen Rp2 miliar.
Bank Mandiri mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun pada kuartal I 2026 atau tumbuh 16,6% secara year on year (yoy).
PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatatkan kinerja keuangan yang tetap resilien sepanjang 2025, didukung oleh strategi bisnis yang adaptif dan pengelolaan risiko yang prudent.
Kinerja Bank Mandiri pada awal 2026 dinilai tetap solid meski permintaan kredit secara struktural belum sepenuhnya pulih.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatatkan penurunan volume penjualan sepanjang 2025, namun membukukan pertumbuhan laba bersih pada periode tersebut.
Said Abdullah Sebut Tata Kelola Koperasi Harus Terus Dibenahi
Peningkatan kompetensi pegawai juga menjadi bagian dari strategi bisnis yang dijalankan.
DI tengah sejumlah tantangan pada tahun ini, PT Sentul City Tbk mencatat keuangan yang positif.
PT Hutama Karya (Persero) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Perusahaan pelat merah ini berhasil memborong 22 penghargaan bergengsi dalam berbagai bidang,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved