Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Eliza Mardian, menilai pembenahan tata niaga pangan perlu diawali dari orientasi kebijakan dan political will pemerintah, karena orientasi ini mempengaruhi kebijakan yang ditempuh.
Menurutnya kebijakan pemerintah saat ini masih berfokus pada peningkatan produksi saja. Padahal di balik itu ada yang lebih krusial yakni perbaikan kesejahteraan produsen pangan yakni petani.
"Pada saat petani sejahtera, mereka memiliki modal untuk dapat mengadopsi berbagai teknologi untuk meningkatkan produksi dan adaptif terhadap perubahan cuaca. Saat ini mayoritas petani gurem lahan <0,5 Ha, mereka untuk mencapai skala keekonomian saja sudah susah, bagaimana mau ekspansi menanam dan eksplorasi untuk terus mengembangkan usaha taninya," terangnya.
Baca juga : Selain Bansos El Nino, Pemerintah Cairkan BLT Mitigasi Risiko Pangan Jelang Pilpres 2024
Eliza menerangkan orientasi kebijakan pemerintah belum mengarah pada kesejahteraan petani.
"Buktinya pada saat petani pangan babak belur harga jatuh pemerintah tidak ada intervensi yang berarti untuk menjaga daya beli mereka. NTP pangan tahun 2021-2022 itu di bawah 100 artinya merugi," tegasnya.
Menurutnya, jika pemerintah benar-benar berorientasi pada kesejahteraan petani maka pemerintah tidak akan menempuh jalan ekspor pangan ataupun food estate.
Baca juga : Ubah Model Kebijakan untuk Sejahterakan Pelaku Pangan
"Jika orientasinya kesejahteraan maka kebijakan yang ditempuh bukan dengan cara-cara instan seperti impor atau food estate yang petani tetap jadi buruh, bukan pemilik lahan," tegasnya.
Orientasi kebijakan pada kesejahteraan petani bisa dilakukan dengan memberikan jaminan harga yang berkeadilan, kepastian pasar, ketersediaan dan keterjangkauan input produksi seperti benih, pupuk, pembasmi hama penyakit. Selain itu juga patut diperhatikan perlindungan petani dari dampak negatif pembangunan dan pemberantasan mafia pangan.
"Untuk bisa membuat harga berkeadilan dan adanya kepastian pasar ini membutuhkan basis data yang akurat di setiap daerah sentra produksi," pungkasnya. (Z-7)
Prabowo resmi mulai hilirisasi Rp116 triliun dengan 13 proyek strategis. Targetnya jelas, hentikan ekspor mentah dan dorong ekonomi mandiri Indonesia.
DINAMIKA harga pangan di Sumatra Utara menunjukkan tren yang kontradiktif memasuki pekan keempat April 2026.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pemerintah terus mengantisipasi dampak fluktuasi harga bahan baku plastik terhadap harga pangan pokok, khususnya beras dan gula.
FAO memperingatkan gangguan pelayaran di Selat Hormuz berisiko memicu krisis pangan global akibat terhambatnya pasokan pupuk dan energi.
Lonjakan harga energi sebagai dampak utama konflik telah mendorong kenaikan biaya logistik dan produksi pangan dunia.
BPS mencatat inflasi Maret 2026 sebesar 0,41% secara bulanan. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi.
Meski kontribusi PDB besar, petani Indonesia sulit akses kredit. Pakar IPB ungkap penyebab dan solusi lewat AVCF.
Gerakan Percepatan Tanam Serentak di area persawahan Kelurahan Mulyorejo, Kota Malang, Jawa Timur.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan implementasi program biodiesel B50 berbasis crude palm oil (CPO) memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi.
BPDLH berkolaborasi dengan PT Mars, OFI, dan Barry Callebaut untuk menyalurkan dana bergulir bagi petani agroforestri guna mendukung ekonomi rendah karbon.
PRESIDEN Prabowo Subianto mendorong percepatan pembentukan koperasi desa sebagai solusi untuk memutus ketergantungan petani pada pinjaman berbunga tinggi dari rentenir.
Seorang petani di Bener Meriah, Aceh, meninggal dunia setelah diserang kawanan gajah liar saat mencoba mengusir satwa tersebut dari kebunnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved