Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp28,16 triliun bakal dialokasikan kepada tiga BUMN yaitu Hutama Karya, Indonesia Financial Group dan Wijaya Karya. PMN tersebut diberikan setelah pihaknya berkonsultasi dengan Badan Anggaran DPR.
"Hasil diskusi kami dengan Badan Anggaran DPR, PMN definitif yang akan diberikan kepada BUMN senilai Rp28,16 triliun dengan pembagiannya ke Hutama Karya, Indonesia Financial Group dan Wijaya Karya," ujar Erick dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (14/9).
Secara rinci, ia menyebut Hutama Karya (HK) akan memperoleh PMN sebesar Rp18,6 triliun. Dana sebesar itu akan digunakan untuk pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap 1 dan penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol ruas Kayu Agung Palembang-Betung, serta Bogor-Ciawi-Sukabumi.
Baca juga: Pemberian PMN Dinilai Masih Asal-Asalan
Kemudian, Indonesia Financial Group (IFG) akan mendapatkan Rp3,56 triliun yang akan digunakan untuk penyelesaian penyelamatan pemegang polis Jiwasraya.
Sementara, Wijaya Karya (Wika) menerima Rp6 triliun untuk penguatan dalam menunjang kebutuhan modal kerja untuk Proyek Strategis Nasional.
Baca juga: Evaluasi Penyertaan Modal Negara, DPR Dorong Perum Bulog Jadi BLU
Di luar itu, Erick mengungkapkan masih terdapat PMN cadangan investasi sebesar Rp12,8 triliun yang ditujukan kepada BUMN-BUMN lainnya. Namun, ia memastikan bahwa penyalurannya akan didiskusikan terlebih dahulu bersama dengan Kementerian Keuangan dan Komisi VI DPR RI.
Adapun, PMN cadangan itu ditujukan kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebesar Rp2 triliun, Indonesia Re sebesar Rp1 triliun, PT Pelni sebesar Rp3 triliun, PT INKA sebesar Rp1 triliun, PT PLN sebesar Rp5,86 triliun, dan ID Food sebesar Rp832 miliar.
"Ini yang sementara diskusi terakhir. Mudah-mudahan disetujui, tetapi mekanismenya memang seperti ini yang ditawarkan," jelasnya. (Ant/Z-11)
MENTERI Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi peran Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Erick Thohir menyebut proses bidding tuan rumah Piala Asia 2031 dan 2035 masih ditunda menyusul perubahan kalender FIFA dan evaluasi AFC.
Tiket FIFA Series tak habis terjual, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai ajang tersebut berbeda dengan piala dunia
Ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah kantongi calon lawan Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026. Satu negara Asia beri respons, tunggu kesepakatan resmi!
Penetapan program kompetisi musim 2026/2027 dilakukan lebih awal sebagai langkah strategis antara PSSI dan I.League.
Kesuksesan Piala Presiden 2025 disebut sebagai buah kerja kolektif lintas sektor yang terbangun dengan kuat.
Tidak perlu adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun yang saat ini diusulkan diubah menjadi Lembaga BUMN setelah adanya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Regulasi telah membagi peran antara Kementerian BUMN dan Danantara, namun praktik di lapangan justru memunculkan kebingungan arah kebijakan.
Pembentukan Danantara memantik wacana penghapusan Kementerian BUMN. Jika benar terjadi, kementerian ini akan “turun status” menjadi badan, sebuah langkah yang diperkirakan mengubah peta pengawasan sekaligus arah bisnis perusahaan pelat merah.
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto menanggapi kemungkinan Kementerian BUMN diturunkan statusnya menjadi badan.
Pemerintah memberi sinyal bakal mengubah status Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi badan.
Isu pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada juga wacana peleburan Kementerian BUMN ke BPI Danantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved