Wilayah Kepulauan Tagih Listrik

Dro/E-1
15/6/2015 00:00
Wilayah Kepulauan Tagih Listrik
(ANTARA/ADENG BUSTOMI)
PEMERINTAH daerah sangat berharap dukungan langsung dari PT PLN (Persero) dan swasta terkait dengan pengadaan listrik di wilayah mereka, terutama wilayah terpencil seperti kepulauan.

Hal itu disampaikan Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Syamsuddin Hamid, dalam diskusi Energi Kita di Jakarta, kemarin.

Hamid mengungkapkan 60% dari wilayah kepulauan di wilayahnya belum menikmati fasilitas listrik.

Padahal, tenaga listrik tidak hanya diperlukan untuk penerangan, tetapi juga mendukung potensi perikanan Pangkep yang sangat besar.

"Dana desa itu tidak semuanya bisa diarahkan. Jadi, kalau kita ingin menyelesaikan masalah-masalah kelistrikan yang di Kepulauan (Pangkep), memang harusnya turun tangan dari pusat," tambah Hamid.

Ia mengungkapkan pihaknya akan sangat merespons bila ada pihak swasta yang ingin berinvestasi membangun energi listrik di daerahnya.

Sejauh ini diakui belum ada pihak swasta yang datang untuk itu.

Dalam kesempatan yang sama Corporate Secretary PT Sumber Daya Sewatama Nadia Diposanjoyo mengungkapkan kesiapan pihak swasta untuk membangun listrik di wilayah terpencil bila PLN tidak sanggup membangun.

Namun, pihaknya harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan PLN terkait dengan izin wilayah untuk membangun dan menjual listrik ke masyarakat.

Deputi Pemberdayaan Manusia dan Kawasan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Wahnarno Hadi mengungkapkan penggunaan dana desa ditentukan melalui musyawarah di masyarakat desa dalam bentuk rencana pembangunan jangka menengah desa.

Diharapkan, program tersebut tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa, termasuk untuk mengatasi krisis listrik.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya