Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mengamankan pasokan beras secara nasional, Bulog berupaya menyerap lebih banyak lagi beras dari petani. Dari target semula sebanyak 2,7 juta ton menjadi 3,2 juta ton.
Hal ini disampaikan Dirut Bulog Djarot Kusumayakti dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR di gedung parlemen Jakarta, kemarin.
Peningkatan jumlah serapan beras petani tersebut, menurut Djarot, bertujuan untuk menambah cadangan beras yang sewaktu-waktu dapat dilepas ke pasar ketika harga komoditas itu membubung.
"Doakan agar penyerapan sampai Juli mencapai 2 juta ton. Hingga kini kami belum mendapat tugas untuk mengimpor beras," kata Djarot.
Ada sejumlah langkah Bulog mencapai target serapan beras yang naik 0,5 juta ton tersebut.
Pertama, Bulog akan bekerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk mendapat bantuan sumber daya manusia dan data mengenai luasan serta lokasi panen di seluruh Indonesia.
"Langkah kedua, Bulog membenahi infrastruktur karena berkaitan dengan penyerapan. Kami juga harus punya pengering beras untuk mengurangi kadar air," ujar Djarot.
Langkah berikutnya yang menjadi terobosan signifikan, lanjut Djarot, Bulog menukar guling aset-asetnya yang tidak efektif dan telah beralih fungsi.
"Ada masukan bagus dari DPR. Kami akan melakukan tukar guling aset tidak produktif atau mengubahnya menjadi gudang modern. Itu sedang diinventarisasi. Saya tidak mengatakan dijual, tetapi tukar guling. Kalau hanya dijual dan jadi uang, itu bahaya," ujar Djarot.
Direktur Keuangan Bulog Iryanto Hutagaol menambahkan pihaknya belum membutuhkan tambahan dana selain penyertaan modal negara Rp3 triliun.
"Itu untuk modal kerja agar lebih cepat melakukan penyerapan. Tahun depan kami butuh tambahan modal."
Menurut Iryanto, tahun ini Bulog menyediakan dana Rp400 miliar untuk pembangunan infrastruktur dan membeli alat pascapanen.
"Termasuk Rp150 miliar untuk perbaikan 58 ribu gudang."
Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPR Edhi Prabowo mengusulkan agar Bulog menjual gudang-gudang di tengah kota yang telah berubah fungsi seperti menjadi lapangan futsal.
"Tidak ada masalah asal melibatkan pihak terkait."
Jamin harga
Sementara itu, menjelang Ramadan pemerintah bersama pelaku usaha komit menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan.
Upaya yang dilakukan pelaku usaha ialah menambah pasokan sekitar 30%-50% untuk mencukupi kebutuhan produk makanan minuman olahan.
"Yang perlu diatur itu distribusi agar tidak ada kekurangan," ungkap Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia Tutum Rahanta.
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Srie Agustina menambahkan pemerintah tidak mempermasalahkan kenaikan harga pangan asalkan selaras dengan daya beli masyarakat.
"Misalnya, harga referensi Rp28 ribu-Rp31 ribu, ya paling tinggi dijual Rp31 ribu. Di supermarket tidak masalah harga agak tinggi, tetapi di pasar tradisional jangan memberatkan masyarakat yang daya belinya di bawah rata-rata."
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel memastikan stok dan pasokan bahan pangan secara nasional cukup untuk kebutuhan tiga minggu sampai satu bulan ke depan.
Gobel meminta masyarakat tidak menimbun stok pangan secara berlebihan agar tidak menimbulkan celah bagi spekulan.
(Tes/X-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved