Lima Trayek Short Sea Shipping Disiapkan

MI
04/6/2015 00:00
Lima Trayek Short Sea Shipping Disiapkan
(ANTARA/JOKO SULISTYO)
OPSI short sea shipping (SSS) kini mendapat porsi perhatian besar dari pemerintah. Jalur pelayaran pendek tersebut dinilai mampu menaikkan efektivitas distribusi barang sehingga disparitas harga dan biaya logistik bisa ditekan.

Tidak hanya itu, penerapan short sea shipping dinilai punya urgensi sebagai pelekat koridor-koridor ekonomi Indonesia, termasuk kawasan timur.

Short sea shipping dengan menggunakan kapal roll on-roll off (roro) baru berjalan di kawasan perairan Indonesia bagian barat dan tengah. Waktu itu, pemerintah berinisiatif membuka jalur pelayaran pendek tersebut demi menekan kepadatan truk kontainer atau truk angkut di jalur darat pantai utara Jawa (pantura).

Kelak, seiring dengan fokus pemerintah yang ingin membangun poros maritim, terutama di kawasan timur, pemerintah berencana membuka lima trayek short sea shipping yang bertolak dari Jawa.

Lima trayek itu ialah Jakarta ke Kepulauan Riau, Jakarta ke Maluku Utara, Jakarta ke utara Papua, Surabaya ke Tual, dan Surabaya ke Nusa Tenggara Barat. \"Mengapa dari Jawa? Kan di sana pusat ekonomi dan distribusi barang, ya,\" papar Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Harri Boedianto di sela-sela suatu diskusi di Jakarta, baru-baru ini.

Kapal-kapal yang akan melalui jalur-jalur itu khusus untuk angkutan barang (logistik). Untuk penyediaan kapal roro, Harri menyebut hal itu akan diserahkan ke BUMN. Pemerintah dalam hal ini berfokus memberikan subsidi untuk menekan biaya operasional.

Subsidi yang dianggarkan mencapai Rp325 miliar. Pemerintah dikatakan Harri sengaja menyediakan subsidi guna mengantisipasi pelonjakan biaya short sea shipping lantaran adanya kekhawatiran kosongnya muatan dari kawasan timur.

\"Jadi, meski kapal dari timur muatannya kosong, biaya SSS tidak akan begitu mahal karena pemerintah beri subsidi. Jadi, pemerintah sediakan biaya operasional, teman-teman BUMN sediakan kapalnya.\"

Spesifikasi kapal roro untuk lima trayek itu ialah berbobot 7.000 dwt dan berkecepatan dari 16 knot sampai 20 knot. (Tes/E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya