Mengikuti Karakter Pengguna

Irene Harty
01/6/2015 00:00
Mengikuti Karakter Pengguna
(Hari Arifianto--MI/Angga Yuniar)
NAMA Mercedes Benz telah terpatri di benak pecinta otomotif di Indonesia. Pabrikan asal Jerman itu telah diidentikkan sebagai pencetak mobil mewah, aman, dan nyaman.

Rupanya Deputi Direktur Marketing Communication Mercedes Benz Indonesia Hari Afianto memiliki penilaian pribadi. Baginya, Mercedes Benz memikirkan semuanya termasuk filosofi manusia yang mana mobil akan mengikuti karakter orang yang mengemudikan.

Meski baru bergabung selama satu tahun empat bulan, ia telah memiliki penilaian mendalam atas produk-produk Mercedes Benz. Segudang pengetahuan itu didapatinya dari pengalaman bekerja di industri otomotif selama 15 tahun dan kegemarannya mengoprek mobil-mobilan semasa kecil.

''Enaknya Mercedes Benz sudah memikirkan hal itu, jadi orang tinggal pakai. Tapi jangan lupa isi bensin sendiri, ya,'' canda Hari ketika ditemui Media Indonesia di Kantor Mercedes Benz Indonesia, Jakarta, Jumat (22/5).

Bahkan, ia mampu menerangkan secara detail spesifikasi setiap kendaraan yang dilihatnya. Untuk sederet mobil Mercy, sapaan akrab Mercedes Benz, Hari mampu menjelaskan tanpa jeda.

Pertama, perusahaan meluncurkan versi terbaru C-Class CKD bertepatan dengan ulang tahun ke-45 di Indonesia yang jatuh pada 4 Mei lalu. Kategori C-Class memiliki beberapa fitur tambahan dari versi sebelumnya, yakni C-Class SUV seperti head-up display yang langsung terpampang di kaca depan pengemudi, intellegent light system yang bisa mengatur intensitas cahaya, dan sistem yang memungkinkan parkir sendiri.

Mobil yang dirakit di dalam negeri itu juga dilengkapi dengan sistem navigasi yang memungkinkan pengguna tidak tersesat dalam perjalanan. Selain itu, ada integrated service package yang memungkinkan pemilik mobil Mercedes Benz untuk melakukan perawatan dan perbaikan mesin gratis selama tiga tahun.

C-Class CKD ditawarkan pada harga yang lebih terjangkau sekitar Rp800 juta off the road sebelum pajak yang besarannya berbeda-beda di tiap kota. ''Mercedes Benz C-Class SUV dikenaikan pajak 30% hingga 40%, tetapi C-Class CKD dikenakan pajak hanya 10% dari harga,'' jelasnya semringah.

Hari menggaransi mobil rakitannya ini memiliki kualitas yang sama. Pertimbangannya, Mercedes Benz membangun fasilitas perakitan di Indonesia dengan teknologi yang menghasilkan standar yang sama dengan pabrik di Stuttgart, Jerman.

''Yang populer C-Class, E-Class, S-Class, kalau di Indonesia yang paling besar tetap di C-Class, komposisi penjualan sampai 20% dari total penjualan Mercedes Benz,'' sahutnya.

Hingga akhir Maret 2015, penjualan Mercedes Benz tumbuh 5,5% ketimbang posisi yang sama tahun lalu. Besaran kenaikan penjualan ini ciamik karena industri otomotif tengah lesu.

Angka penjualan itu diprediksi Hari akan meningkat, mengingat C-Class CKD baru diluncurkan di kuartal II terutama menjelang momen Lebaran. Oleh sebab itu, Mercedes Benz melakukan show event di 20 showroom resmi mereka di seluruh Indonesia.

Hari mengaku sengaja mengambil momen Lebaran karena masyarakat mendapat tunjangan hari raya (THR). Selain itu, masyarakat cenderung mengganti kendaraannya untuk perjalanan mudik.

''Masyarakat akan lebih selektif memilih mobil, mereka pasti akan memilih yang terbaik sesuai dengan kebutuhan,'' ungkap dia.

Mercedes Benz memiliki 9 showroom resmi di Jakarta. Untuk C-Class CKD ini akan diadakan show event di Pondok Indah Mall dan Mal Kelapa Gading di tanggal 2-7 Juni 2015 dilanjutkan dengan 9-14 Juni 2015.

''Jadi Ramadan kampanye, pas kan tuh awal Juni satu minggu untuk pengecekan keuangan, satu minggu untuk pendaftaran STNK jadi pas puasa sudah tenang, mobil di garasi,'' imbuhnya.

Kemudian, Mercedes Benz yang biasanya memiliki branding 'mobil bapak-bapak' bisa berubah haluan dengan menarik anak-anak muda yang sukses bergelut di industri kreatif atau yang kalangan dewasa berjiwa muda.

Mercedes Benz juga memiliki rumah modifikasi untuk memenuhi permintaan-permintaan pelanggan yang bisa saja di luar logika. Mercedes Benz juga memberi kesempatan bagi yang belum memiliki cukup dana untuk membeli mobil baru. Mercedes Banz menawarkan mobil bekas Mercedes Benz yang sudah melalui uji kelayakan minimal 97 poin dan dijual dengan proven exclusivity.

''Harga tentu lebih kompetitif artinya mobilnya fresh, mobil bekas serasa mobil baru,'' ungkapnya. Hari mengatakan pengecekan dan penggantian komponen pasti sudah dilakukan saat pengecekan 97 poin dari mobil tersebut.

Stok mobil second tersebut diakui Hari dari mobil display showroom atau pelanggan yang melakukan trade in. Dia juga berharap dengan adanya opsi lain dari jenis kendaraan yang ditawarkan maka Mercedes Benz dapat berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dari segi konsumsi.

''Pengalaman karier saya, saya pernah menekuni bidang otomotif baik passenger car maupun comercial vehicle, mulai dari bagaimana cara mengiklankannya, baik media cetak maupun media digital, membuat event untuk customer, retail marketing sampai dengan bagaimana menangani customer care,'' pungkas Hari. (Ire/E-25)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya