Pelindo III Operasikan Terminal Teluk Lamong

MI/Kim/AB/Dio/Fat/X-10
23/5/2015 00:00
Pelindo III Operasikan Terminal Teluk Lamong
(MI/Ramdani)
PRESIDEN Joko Widodo meresmikan proyek revitalisasi Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dan beroperasinya Terminal Teluk Lamong senilai Rp4,5 triliun. Pembangunan dua megaproyek PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo) itu menciptakan sistem logistik nasional yang terintegrasi, serta efisiensi biaya pengangkutan barang, khususnya lewat laut. "Persaingan kita itu antarnegara. Bila tidak turunkan (harga barang), sulit bersaing. Dengan membuat akses masuk pelabuhan yang efisien, kita bisa turunkan trucking, loading, dan unloading cost sehingga kita bisa bersaing," kata Presiden Jokowi seusai meresmikan dua proyek tersebut di Tanjung Perak Surabaya, kemarin.

Dirut Pelindo III Djarwo Surjanto menegaskan dengan tuntasnya revitalisasi APBS, jalur masuk pelabuhan bisa dilalui kapal berukuran 80 ribu dwt (deadweight tonnage) karena memiliki kedalaman minus 13 meter lws (low water spring) dan lebar 150 meter. Sebelum direvitalisasi, jalur masuk Pelabuhan Tanjung Perak itu hanya minus 9,5 lws dan lebar 150 meter sehingga hanya bisa dilalui kapal berukuran maksimal 15 ribu dwt.

Semakin luasnya akses masuk pelabuhan itu juga didukung dengan beroperasinya Terminal Teluk Lamong yang bukan hanya terminal tercanggih, melainkan juga terminal ramah lingkungan pertama di Tanah Air. Selain terminal dilengkapi dengan pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) 15 Mw, semua truk peti kemas yang masuk terminal menggunakan bahan bakar gas.

"Terminal ini dirancang dengan konsep ramah lingkungan," jelas Djarwo. Pengamat ekonomi dari Indef Ahmad Erani Yustika mengapresiasi pembangunan Terminal Teluk Lamong dan revitalisasi APBS di Pelabuhan Tanjung Perak. Itu menjadi solusi menciptakan efisiensi logistik yang selalu dikeluhkan pengusaha. "Kalau terus dilakukan pembangunan pelabuhan seperti di Surabaya itu, daya saing komoditas Indonesia bisa membaik," ujarnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya