Menyiapkan SDM Kemaritiman

Din/S-1
22/5/2015 00:00
Menyiapkan SDM Kemaritiman
(ANTARA/FOURI GESANG SHOLEH)
UNTUK menjadi negara maritim yang kuat, tentunya harus didukung dengan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh. Untuk itu, pemerintah telah menyiapkan 20 sekolah menengah kejuruan (SMK) sektor kemaritiman, kelautan, dan perikanan.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo, 20 SMK itu dibuat dengan memanfaatkan SMK yang sudah ada. Nantinya SMK tersebut akan dibuat berkelas internasional. "Mereka akan difasilitasi untuk memperoleh sertifikat berstandar internasional agar bisa bersaing di pasar global," ujar Indroyono di Jakarta, Rabu (20/5).

Untuk membuat 20 SMK unggulan itu, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sekolah itu harus didukung dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memadai seperti simulator kapal dan laboratorium. "Pengembangan budaya bahari harus dengan iptek agar nanti manusianya mau terjun ke dunia bahari," tegasnya.

Saat ini, Indonesia telah memiliki 800 SMK kemaritiman, kelautan, dan perikanan. SMK itu memiliki jurusan budi daya perikanan, pengolahan hasil perikanan, nautika kapal niaga, dan jurusan nautika kapan perikanan.

Indroyono menambahkan, dengan keberadaan SMK kemaritiman itu, Indonesia dapat menyongsong masa depan dengan komponen kemaritiman yang besar. "Bukan tidak mungkin Indonesia akan dapat muncul sebagai salah satu kekuatan ekonomi dunia yang disegani," harapnya.

Sementara itu, peningkatan kualitas SDM juga menjadi hal penting dilaksanakan PT Pelindo III. Direktur SDM dan Umum Pelindo III Toto Heli Yanto menyatakan telah menginvestasikan sejumlah anggaran untuk program pendidikan calon pekerja Pelindo III.

Perekrutan ditujukan bagi 60 putra-putri daerah setingkat SMA yang berprestasi dan berasal dari tujuh provinsi yang termasuk kewenangan Pelindo III. Mereka akan disekolahkan ke Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran hingga memperoleh gelar sarjana. Program itu kini telah memasuki tahun ketiga.

"Setelah mereka selesai S-1, putra-putra daerah akan kita sebar ke pelabuhan-pelabuhan lainnya. Kita harapkan setelah matang, mereka bisa kembali membangun daerahnya," tukas Toto.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya