Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank BRIsyariah Tbk berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja yang signifikan dari berbagai sisi pada kuartal-III 2020, bahkan melampaui pertumbuhan industri perbankan nasional.
Hal ini terlihat dari Laba BRIsyariah yang tumbuh signifikan mencapai 237% menjadi Rp191 miliar pada September 2020, dari Rp56 miliar di September 2019.
Selain itu, dari sisi aset, BRIsyariah juga membukukan pertumbuhan 51,4% (yoy), menjadi Rp56 triliun pada September 2020 dari Rp37 triliun pada September 2019.
Direktur Utama BRIsyariah Ngatari mengatakan bahwa di tengah pandemi covid-19, BRIsyariah melakukan sejumlah langkah agar pertumbuhan bisnis bank tetap sehat.
"Kami berkomitmen bahwa kami akan menghadirkan inovasi dan meningkatkan kinerja kami di tahun 2020 ini. Beberapa hal yang kami lakukan ialah optimalisasi layanan perbankan digital sebagai langkah adaptive operations, selektif dalam menyalurkan pembiayaan serta melakukan restrukturisasi sebagai pre-emptive strategies for sustainable financing portfolio. Selain itu, kami berkomitmen meningkatkan dana murah yang sehat, mengatur dan menjaga posisi serta buffer likuiditas sebagai penerapan healthy liquidity management," ungkapnya dalam acara public expose secara virtual, Kamis (5/11).
Lebih lanjut, Direktur Operasional BRIsyariah Fahmi Subandi menyampaikan bahwa dari sisi aset, pembiayaam dan DPK (Dana Pihak Ketiga), BRIsyariah berhasil tumbuh di atas rata-rata industri.
"Kinerja pembiayaan BRIsyariah pada September 2020 naik 57,9% secara year on year (yoy) menjadi Rp40,3 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp25,5 triliun. Di sisi aset, BRIsyariah juga membukukan pertumbuhan 51,4% (yoy), menjadi Rp56 triliun pada September 2020 dari Rp37 triliun pada September 2019," kata Fahmi.
"DPK tumbuh 72,69% menjadi Rp48,7 triliun pada September 2020, dari Rp28,2 triliun di September 2019. Laba BRIsyariah pun turut menunjukkan pertumbuhan signifikan mencapai 237% menjadi Rp191 miliar pada September 2020, dari Rp56 miliar di September 2019," sambungnya.
Sementara itu, Direktur Bisnis Ritel BRIsyariah Fidri Arnaldy menambahkan, pembiayaan segmen ritel menjadi pendukung utama pada pertumbuhan kinerja perusahaan. Pada September 2020 total pembiayaan yang disalurkan BRIsyariah mencapai Rp40,3 triliun, dan 76,6% dari portfolio pembiayaan perusahaan adalah pembiayaan ritel, yakni Rp30,9 triliun.
"Pembiayaan ritel konsumer dengan risiko rendah masih menjadi fokus BRIsyariah. Total pembiayaan ritel konsumer tetap dominan dalam penyaluran pembiayaan perusahaan dengan angka Rp12,2 triliun atau tumbuh 53,77% (yoy) pada September 2020," ujar Fidri.
Selain itu, pertumbuhan pembiayaan yang paling tinggi terjadi di segmen ritel mikro di mana jumlah outstanding meningkat hingga 165% (yoy) menjadi Rp10,9 triliun pada September 2020.
Di tempat yang sama, Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar menegaskan bahwa selain pembiayaan, DPK BRIsyariah juga tumbuh meningkat berkat pertumbuhan signifikan dari tabungan dan giro.
"Keberhasilan BRIsyariah dalam meningkatkan DPK yang fokus pada peningkatan Dana Murah (CASA) mampu menurunkan tingkat biaya dana ,” pungkas Kokok.
Dengan berbagai digitalisasi layanan, baik untuk melayani nasabah DPK maupun nasabah pembiayaan, BRIsyariah optimistis akan terus tumbuh di tahun 2020. (E-1)
PT Astra Agro Lestari Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2026 dengan pertumbuhan laba yang signifikan, didorong oleh efisiensi operasional dan pengendalian biaya.
Laba emiten properti melonjak 216,7% pada 2025, ditopang optimalisasi aset dan pendapatan berulang, serta membagikan dividen Rp2 miliar.
Bank Mandiri mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun pada kuartal I 2026 atau tumbuh 16,6% secara year on year (yoy).
PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatatkan kinerja keuangan yang tetap resilien sepanjang 2025, didukung oleh strategi bisnis yang adaptif dan pengelolaan risiko yang prudent.
Kinerja Bank Mandiri pada awal 2026 dinilai tetap solid meski permintaan kredit secara struktural belum sepenuhnya pulih.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatatkan penurunan volume penjualan sepanjang 2025, namun membukukan pertumbuhan laba bersih pada periode tersebut.
Persiapkan haji tanpa repot. Tukar Saudi Arabian Riyal di BRI dengan aman, proses cepat, dan jaringan luas hingga embarkasi untuk kenyamanan jamaah.
Peluang punya rumah lebih murah kini terbuka. Pelajari cara membeli properti dari lelang bank dengan BRI KPR Solusi dan nikmati berbagai keuntungannya.
Renovasi rumah tanpa menguras tabungan. Kenali BRI KPR Renovasi dengan cicilan fleksibel dan tenor panjang untuk wujudkan hunian lebih nyaman.
BRI berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.416,62 triliun atau tumbuh 5,97% secara tahunan (yoy), dengan dominasi kuat pada sektor UMKM yang mencapai 80,32% dari total kredit.
Dari sisi pendanaan, tren penurunan suku bunga acuan diperkirakan akan memperkuat likuiditas dan meningkatkan efisiensi struktur biaya dana.
Transfer Bank Jateng ke BRI mudah dan cepat! Panduan lengkap cara transfer, biaya, kode bank, serta tips agar transaksi berhasil. Klik di sini untuk info!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved