DARI catatan sejarah, dua kerajaan besar di Nusantara, yakni Sriwijaya dan Majapahit terbukti telah menguasai sejumlah wilayah. Bahkan pengaruh Kerajaan Majapahit yang berdiri pada 1.293-1.500 Masehi hingga ke Semenajung Malaya dan Temasek (Singapura).
Apa rahasianya? Diyakini bahwa perdagangan via laut menjadi salah satu penyokong pilar perekonomian yang membuat kedua kerajaan tersebut bisa bertahan hingga ratusan tahun.
''Artinya Nusantara itu punya daya tarik. Ada hal yang membuat orang-orang luar tertarik untuk datang ke Indonesia, untuk berdagang dan mencari sumber daya alam,'' jelas arkeolog Edi Sedyawati, saat ditemui di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta, Senin (11/5).
Sriwijaya yang berkuasa pada abad ke-7 hingga abad ke-13 Masehi khususnya, menurut beragam catatan sejarah, dikenal sebagai kerajaan bahari dengan kemampuan armada laut yang mumpuni. Jalur-jalur perdagangan ke Nusantara terbuka lebar pada masa itu.
''Ketika itu, Sriwijaya menguasai jalur pelayaran dan perdagangan Selat Malaka dan Selat Sunda. Kapal-kapal yang masuk harus membayar semacam pajak,'' terang mantan Ketua I Masyarakat Sejarawan Indonesia tersebut.
Adapun kebesaran Majapahit di sektor maritim bisa diindikasikan dari luasnya wilayah kerajaan tersebut. Selain meliputi seluruh pulau di Nusantara, pada masa jayanya, pengaruh kekuasaan kerajaan yang berpusat di Jawa Timur itu hingga ke negara tetangga. (Deo/S-25)