Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Agus Taufik Mulyono mengatakan bahwa aktivitas mudik melalui transportasi dan mobilisasi berpotensi menyebabkan penularan covid-19. Pasalnya akan terjadi kerumunan dan penyebaran manusia baik selama di perjalanan maupun persinggahan seperti di pelabuhan, terminal, hingga bandara.
MTI pun menyarankan agar sekitar 1,3 juta potensi pemudik untuk membatalkan aktivitas mudik mereka. Apalagi, saat mudik mereka pun otomatis akan menjadi orang dalam pemantauan (ODP) di kampung halaman dan berpotensi membawa virus ke keluarga, kerabat, serta para tetangga.
Baca juga: Presiden: ASN, TNI, Polri dan Pegawai BUMN Dilarang Mudik
“Dari transportasi ini dianggap sebagai penyebab prima dari penularan covid-19. Dari hal-hal kecil mulai bertemu, bersalaman, mobilisasi naik tranportasi dan berlama-lama di dalam sarana transportasi, berkerumun, lalu turun di pelabuhan, terminal, bandara lalu menyebarkan ke tujuan dan perjalanan. Ini adalah siklus yang sulit dideteksi penularannya tapi itu terjadi,” papar Iwan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (14/4).
Namun, jika aktivitas mudik terpaksa terjadi, ia mengimbau pemerintah daerah (Pemda) untuk menyiapkan tempat isolasi untuk pemudik yang pasti masuk kategori ODP. Selain itu, kesiapan fasilitas kesehatan pun harus disiapkan karena potensi penularan tersebut menjadi lebih besar, termasuk kesigapan RT/RW, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.
“Oleh karena itu, melihat pentingnya melayani jiwa yang mudik dan keluarga serta sahabatdan tetangga di daerah tujuan. Serta untuk menyelamatkan bangsa maka sebaiknya tidak melakukan mudik. Atau aka nada pembebanan untuk Pemda,” sarannya. (Hld/A-1)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved