Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengatakan pihaknya tengah memetakan jumlah subholding atau klaster perusahaan- perusahaan pelat merah.
Dari 142 perusahaan BUMN, akan dibentuk 15 subholding yang ditangani kedua wakil menteri (wamen) BUMN. Kemudian, masing-masing wamen akan mengelola 7 subholding. Sementara 1 suholding tersisa akan terdiri dari BUMN dead-weight, yakni perusahaan yang tidak sehat.
"Ya kira-kira 15 (subholding), tapi belum selesai. Ini lagi di-mapping. Karena tidak mungkin wamen-wamen, termasuk saya mengontrol 142 perusahaan. Belum lagi perusahaan anak, cucu dan cicit," ungkap Erick di kantor Kementerian BUMN, Jakarta (21/2).
Dijelaskannya, perusahaan BUMN yang masuk golongan dead-weight akan ditinjau kembali, terkait kebijakan merger atau likuidasi. Dalam tinjauan tersebut, akan dipetakan BUMN yang secara bisnis tidak sehat, tapi fungsinya berkaitan dengan penugasan negara.
Baca juga: Erick Targetkan Laba BUMN Rp300 T
Saat ini, Kementerian BUMN menunggu peraturan presiden (perpres) terkait perluasan fungsi dari Kementerian BUMN. Dalam hal ini, untuk memperoleh mandat untuk melakukan merger dan likuidasi perusahaan BUMN yang tidak sehat. Perpres dikatakannya menjadi payung hukum agar tidak terjadi polemik di tengah masyarakat.
"Kalau regulasinya sudah ada, sudah jelas ya. Jadi sekitar 3 bulan bisa selesai (mapping)," imbuh Erick.
Terkait kebijakan merger dan likuidasi, pihaknya membutuhkan kajian dari komisaris perusahaan BUMN. Mengingat, komisaris merupakan perwakilan pemegang saham yang lebih paham kinerja perusahaan BUMN, serta anak usahanya.
Erick mencontohkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang saat ini siap membubarkan 5 anak usahanya. Hal itu bukan atas dasar permintaannya, melainkan berdasarkan hasil tinjauan Dewan Komisaris Garuda.
"Proses likuidasi ini dari komisaris dan direksi. Karena mereka yang bisa melihat duluan apa saja yang tidak efisien. Jadi diutamakan direksi dan komisaris yang mengambil keputusan, karena mereka yang mengurus day to day," pungkasnya.(OL-11)
MENTERI Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi peran Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Erick Thohir menyebut proses bidding tuan rumah Piala Asia 2031 dan 2035 masih ditunda menyusul perubahan kalender FIFA dan evaluasi AFC.
Tiket FIFA Series tak habis terjual, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai ajang tersebut berbeda dengan piala dunia
Ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah kantongi calon lawan Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026. Satu negara Asia beri respons, tunggu kesepakatan resmi!
Penetapan program kompetisi musim 2026/2027 dilakukan lebih awal sebagai langkah strategis antara PSSI dan I.League.
Kesuksesan Piala Presiden 2025 disebut sebagai buah kerja kolektif lintas sektor yang terbangun dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved